Main Menu

Para Mantan Atlet Prihatin Prestasi Indonesia

Edward Luhukay
27-01-2015 08:20

Pelatihan dari Atlet Jerman (ANTARA/Puspa Perwitasari)Jakarta, GATRAnews - Para Mantan atlet yang tergabung dalam Indonesia Olympic Association (IOA) menyambangi kantor Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Senin (26/1). Menurut Sekertaris Jenderal IOA Lukman Niode, kehadiran mereka dalam rangka menjalin silahturahmi dengan Menpora Imam Nahrawi. "Selain itu, kami juga menyampaikan keprihatinan kami terhadap prestasi olahraga Indonesia yang menurun dari tahun ke tahun. Terlebih semenjak peninggalan generasi kami yang pernah Berjaya di Olimpiade," ungkapnya.

Mantan atlet renang ini, bersama rekan-rekan yang tergabung di IOA ingin memberikan pengalamannya kepada para atlet yang akan bertanding di ajang Sea Games 2015 dan Asian Games 2018.

"Karena untuk mencapai ke ajang tersebut susahnya minta ampun. Dibutuhkan kerja keras dan latihan tanpa henti, dan kami punya pengalaman itu. kami harap bisa membantu para atlet untuk memperbaiki prestasi di masa depan," ungkapnya.

Menurutnya, untuk merubah pola pikir dan prestasi olahraga di Indonesia tidak cukup hanya dengan waktu delapan bulan. Setidaknya, membutuhkan waktu 2,5-3 tahun. dengan pembinaan para atlet dan pelatih yang mumpuni.

Lukman berharap, Indonesia lebih banyak lagi mengirimkan atlet ke ajang olahraga Internasional. Pada 2012, Kontingen Merah Putih hanya mengirim 22 atlet dari delapan cabang olahraga. Seharusnya, Indonesia bisa menerjunkan 35 atlet.
 
"Makin banyak, peluang juara semakin terbuka lebar. Jika Indonesia berhasil di ajang Olimpiade, maka akan mempermudah langkah di Asean Games," tambahnya.

Pada saat yang sama, Menpora juga akan mengabulkan permintaan IOA yang ingin terlibat dalam persiapan Asian Games dan SEA Games. Para mantan atlet ini menawarkan diri sebagai motivator terhadap atlet junior.

"Mimpi saya, atlet Indonesia nantinya sebanyak mungkin bisa tampil di Olimpiade. Oleh karena itu, saya berharap bantuan dari para mantan atlet seperti kalian untuk menjadi motivator para atlet junior," katanya.

Para bekas atlet yang menemui Menpora adalah, Taufik Hidayat (bulu tangkis), Anton Suseno (tenis meja), Lukman Niode (renang), dan Krisna Bayu (judo). Hadir juga pada kesempatan itu, mantan pelari tercepat Indonesia Suryo Agung Wibowo, Deputi IV Kemenpora Djoko Pekik Irianto, dan Staf Ahli Kemenpora Tunas Dwidharto.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay {jcomments on}

Edward Luhukay
27-01-2015 08:20