Main Menu

Tim Atletik Jawa Tengah Makin Pede

Wanto
27-03-2016 11:11

Jakarta, GATRAnews - Tim atletik Jawa Tengah berhasil menggeser tim atletik DKI Jakarta dalam perolehan medali sementara kejuaraan nasional Atletik yunior dan remaja 2016. Dengan mengoleksi 7 medali emas mendongkrak posisi tim Jateng keurutan pertama. Dimana hingga saat ini tim Jateng mengoleksi 12 medali emas, 9 perak dan 3 perunggu. Sedangkan Tim DKI Jakarta yang selama dua hari memimpin perolehan medali tergusur ke posisi kedua dengan 11 medali emas, 13 perak dan 8 perunggu.

Melesatnya tim Jawa Tengah ke posisi puncak ditentukan dengan keberhasilan tim estafet remaja putra dan putri yang berhasil mengawinkan medali emas nomor 4 x 100 meter pada perlombaan terakhir kejurnas hari ketiga, di Stadion rawamangun, Jakarta Timur.

Selain tim estafet, perolehan medali emas Jawa Tengah juga disumbang oleh  sejumlah atlet terbaiknya diantaranya yaitu  Wahyu Nur Aini, dari nomor lempar cakram putri yunior, Nanidwi Purwati (2000m steplechase remaja putri), Irfan Toni (tolak peluru yunior putra) dan Lydia Novina Sari (lari 800 M yunior putri).
 
Selain, keberhasilan tim jawa tengah, kejutan juga berasal dari pemecahan rekor nasional selama penyelenggaraan kejurnas atletik berlangusng. Setidaknya sudah 4 rekor nasional yang dipecahkan, dan satu pencapaian yang menyamai rekornas.

Selain di nomor 10000 m jalan cepat putra yunior dan lompat galah putri yunior, Dua Rekor Nasional yang baru dipecahkan yaitu di nomor Lontar Martil Yunior Putra Oleh atlet Riau, Dani Putra Yonahes dengan catatan lemparan 55.20 meter.

Dani yang sebelumnya pemegang rekornas nomor remaja lontar martil ini, berhasil memperbaiki catatan rekornas sebelumnya 54.42 meter atas nama atlet Papua Frans de Boer.

"Sungguh saya tidak menyangka bisa memecahkan rekornas yunior," ujar Dani.

Selain karena mepetnya waktu persiapan, Dani juga mengaku konsentrasinya dalam latihan sempat terbagi dengan kegiatan ujian di sekolah. "Saya cuma latihan Jum`at, Sabtu, dan Minggu, hari lain saya harus sekolah dan ujian," tambahnya.

Selain itu, rekornas juga berhasil pecah di Nomor lontar martil remaja putra. Rekor yang ditinggalkan Dani Putra Yohanes di pecahkan oleh Atlet nasional asal Sumatera barat Rafika Putra dengan lemparan sejauh 60.02  meter dari lemparan sebelumnya 57.68 meter.

Kejurnas atletik yunior dan remaja ini sendiri rencananya akan berlangsung selama empat hari yaitu dari tanggal 23  hingga berakhir Sabtu, 26 Maret 2016. Kejurnas yang  diikuti 740 atlet dari 32  provinsi ini masih membuka peluang terjadi perubahan posisi puncak sebagai juara Umum Kejurnas.

Ajang seleksi bagi atlet remaja dan yunior yang akan diberangkatkan ke ajang Kejuaraan Atletik Remaja ke-11 se-Asia Tenggara di Chanthaburi, Thailand  dan kejuaraan atletik Yunior Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 2–6 Juni 2016.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay

Wanto
27-03-2016 11:11