Main Menu

Jateng Juara Umum Kejurnas Atletik Yunior dan Remaja 2016

Wanto
28-03-2016 10:16

Jakarta, GATRAnews - Tim atletik DKI Jakarta harus mengakui ketangguhan tim atletik Jawa Tengah (Jateng) dalam kejuaraan nasional Atletik Yunior dan Remaja 2016 yang berlangsung di Stadion Rawamangun, Jakarta Timur. Tim atletik Jateng akhirnya berhasil mengunci posisi juara umum kejuaraan Kejurnas 2016. Dimana tim Jateng menambah perolehan tiga medali emas di hari terakhir kejurnas yang memantapkan posisinya di puncak daftar medali dengan 15 medali emas, 9 perak, dan 9 perunggu.

Tim yang dikomandoi oleh Jojon Siswoyo ini unggul satu medali emas dari tim tuan rumah DKI Jakarta yang berada di posisi kedua. Tambahan 3 medali didapat Jateng dari nomor estafet 4 x 400m remaja putri, nomor lompat Tinggi yunior putri, dan 10000m jalan cepat yunior putri.

"Alhamdulillah, ini (gelar juara umum) semua berkat kerja keras, atlet, pelatih, dan pengurus PASI Jateng," ujar Ketua Umum Pengprov PASI Jateng Supii dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Menurut pria yang belum genap dua tahun menjabat sebagai ketua Umum Pengprov PASI ini, atlet-atlet binaannya sebenarnya sangat potensial dalam meraih prestasi terbaiknya. Sejumlah nama besar atlet nasional berasal dari Jateng seperti sprinter Suryo Agung dan Supriati Sutono.

Namun, regenerasi tidak berlangsung mulus. Sebelum dia menjabat sebagai ketua, proses pembinaan atlet terkendala oleh hubungan koordinasi antara pengurus selaku pembina, Pelatih dan atlet.

Selain itu, minimnya kejuaraan daerah membuat atlet daerah kurang terasah dengan iklim kompetisi yang kompetitif.  "Mereka suka ikut tarkam, untuk sekadar mencari hadiah uang," tambah Supii.

Kini, lanjut Supii, Pengprov PASI mulai rutin menggelar kejuaraan secara rutin, termasuk kejuaraan bersifat terbuka yaitu Jateng Open.

Selain, keberhasilan tim jateng, kejutan juga datang dari pemecahan rekor nasional selama penyelenggaraan kejurnas atletik berlangsung.  Hingga hari terakhir 6 rekor nasional berhasil dipecahkan dan satu pencapaian yang menyamai rekornas.

Di hari terakhir  Kejurnas atletik yang menjadi ajang seleksi bagi atlet remaja dan yunior yang akan diberangkatkan ke Kejuaraan Atletik Remaja ke-11 se-Asia Tenggara di Chanthaburi, Thailand  dan kejuaraan atletik Yunior Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, 2 - 6 Juni 2016 ini, atlet asal Sumatera  Barat Hendrik Marlyonda berhasil memecahkan rekornas nomor 2000 M steplechase remaja Putra dengan catatan waktu 6:28.24.

Rekornas sebelumnya dipegang Ravi Putra Rahman asal Riau dengan catatan waktu 6;28.49 detik. Dengan pemecahan rekornas ini, maka total terjadi 7 pemecahan rekornas di ajang kejurnas kali ini yaitu:

1. Ifan Anugerah Nomor 400 meter Remaja Putra dengan catatan waktu 48.74 (waktu sebelumnya 49;12 a.n Silzer Numberi)

2. Syafaat Tarigan nomor 10000M jalan cepat remaja putra dengan waktu 51;31.25 (waktu sebelumnya 52;17.12 a.n Ahmad Fikri)

3. Deni Purba Yohanes nomor lontar Martil yunior putra dengan lemparan sejauh 55.20m (lemparan sebelumnya 54.42 a.n Frans de Boer)

4. Jelita Nara Idea nomor lompat tinggi galah dengan lompatan setinggi 3.70 M (lompatan sebelumnya 3.60M a.n Jelita Nara)

5. Devi Ayu nomor lompat tinggi galah dengan lompatan setinggi 3.70 M (lompatan sebelumnya 3.60M a.n Jelita Nara)

6. Rafika Putra nomor lontar martil putra remaja dengan lemparan sejauh 60,02 M (sebelumnya 57,68 M a.n Dany Putra Yohanes)

7. Hendrik Marlyonda nomor 2000m St. Chase remaja putra 6;28.24 (sebelumnya 6;28.49 a.n. Ravi Putra rahman)



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay

Wanto
28-03-2016 10:16