Main Menu

PON 2016 - Jabar Ingin Rebut Emas Jalan Cepat

Wanto
20-09-2016 08:45

Bogor, GATRAnews - Manajer atletik Jawa Barat (Jabar) Nurhayanti optimis Hendro yang turun di nomor Jalan Cepat 10.000 meter akan membuka peluang medali emas. "Untuk persiapan semua sudah maksimal, baik itu lintasan, peralatan hingga perlengakapan kebutuhan olahraga atletik sudah dipersiapkan," ujar bupati Bogor ini kepada wartawan, Senin (19/9).

Jabar, menurutnya, menargetkan delapan emas dari 47 nomor yang dipertandingkan. "Saya yakin capaian delapan emas dapat diraih, dan pertama dari olahraga jalan cepat, sisanya nanti mengikuti," katanya.

Menurutnya, cabang olahraga atletik ini cukup bergengsi karena diikuti oleh 34 provinsi dari seluruh Indonesia. Selain banyak meraih medali emas pada ajang PON XIX Jabar 2016, para atlet Jabar harus berusaha memecahkan rekor nasional ataupun rekor SEA Games.

Sementara itu, Wakil Direktur Perlombaan Atletik PON XIX Jabar 2016, Sutikno mengungkapkan saat ini semua tim atletik dari 34 provinsi sedang melakukan uji coba lapangan baik lintasan maupun alat yang nantinya digunakan. "Semua melakukan uji coba sebelum pembukaan yang dilaksanakan pada 22 September 2016 di lintasan Stadion Pakansari Cibinong," imbuhnya.

Mengenai tahapan kerja yang dilakukan panitia pelaksana atletik sudah sangat beres. Untuk jadwal pertandingan juga sudah tidak ada masalah dan telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan tidak akan ada perubahan lagi. Lebih lanjut, kata dia, pada hari pertama cabang olahraga atletik, kemungkinan besar akan dihadiri langsung oleh para pengurus PB PASI, Pengurus Provinsi PASI Jabar, dan juga bupati Bogor.

Hari pertama pertandingan atletik PON XIX Jabar 2016 dimulai pada 22 September 2016, akan melangsungkan delapan nomor final seperti 10, 000 meter jalan cepat putra, lontar martil putra, lompat tinggi putri, lompat jauh putra, 100 meter putra, 100 meter putri, lempar lembing putra, dan 5000 meter putra.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay

Wanto
20-09-2016 08:45