Main Menu

Azwar Saputra Raih Emas Pertama Peparnas 2016

Edward Luhukay
16-10-2016 11:59

Bandung, GATRAnews - Pelari Kontingen Bangka Belitung (Babel), Azwar Saputra meraih medali emas pertama Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) cabang atletik 5.000 meter putra klas T-54 disabilitas tuna rungu wicara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Minggu (16/10). Pada pertandingan pertama yang juga final pertama ajang Peparnas itu, Azwar finish terdepan dengan catatan waktu 17.25:84.

Sedangkan medali perak dan perunggu diraih atlet tuan rumah Jawa Barat (Jabar) Rully Irawan dan Supardi dengan catatan waktu 18.45:50 dan 18.45:66.

"Saya senang bisa meraih medali emas pertama saya di ajang Peparnas, medali ini saya persembahkan bagi kedua orangtua saya dan kontingen Babel," kata Rully seperti diterjemahkan pelatihnya Ahmad Naii seusai lomba, seperti dilaporkan Antara.

Azwar yang tampil dengan kostum merah hitam dengan nomor dada 629 tampil luar biasa setelah mampu melejit dan melepaskan diri dari kelompok besar pada lap keempat. Bahkan ia melakukan overlap sejumlah pelari lainnya, termasuk hampir melakukan overlap tuan rumah Jabar namun keburu tiba di garis finish.

Pelari kelahiran Pangkal Pinang 6 Januari 1996 itu langsung melakukan sujud syukur seusai melintasi garis finis. Ia disambut oleh pelatih dan official Bangka Belitung yang juga mengaku puas dengan raihan yang ditorehkan atletnya itu.

Meski demikian, Azwar melalui pelatihnya Ahmad Naji mengaku tidak bisa mencatat waktu terbaiknya pada nomor 5000 meter itu yakni 16 menit 39 detik. "Saya menempel sejak awal dua atlet di rombongan besar, setelah yakin langsung menambah kecepatan," kata Azwar dengan gerakan tangannya.

Sementara itu Pelatih Atletik Bangka Belitung, Ahmad Naji menyatakan bersyukur atletnya bisa meraih emas di ajang Peparnas itu. Melihat catatan waktunya ia sudah memprediksi atletnya bisa mempersembahkan medali emas. "Ini Peparnas pertama bagi Azwar, dan persiapan kami juga sangat minim. Tapi akhirnya ia bisa memberikan yang terbaik," kata Ahmad Naji.

Namun hasil nomor pertandingan nomor 5000 meter T+54 putra itu sempat diprotes atlet Jabar, Rully Irawan melalui manajernya Yandi Sofyan yang mengaku tidak merasa disalip oleh atlet Bangka Belitung itu. Namun akhirnya setelah technical delegate cabang atletik Slamet Widodo menerangkan resume pertandingan wasit juri akhirnya bisa menerimanya. "Saya hanya menyampaikan pengakuan atlet, dan TC telah memperlihatkan resume pertandingan. Atlet kami sudah maksimal," kata Yandi.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
16-10-2016 11:59