Main Menu

TNI AU Targetkan Obstacle Run Jadi Ajang Rutin PASI 

Mukhlison Sri Widodo
14-02-2018 02:27

Jumpa pers event Obstacle Run. (GATRA/Arif Koes/FT02)

Yogyakarta, Gatra.com  - TNI AU Lapangan Udara (Lanud) Adisutjipto  Yogyakarta menggelar kompetisi lari halang rintang Obstacle Run untuk pertama kali pada Minggu, 4 Maret 2017. Lomba ini ditargetkan menjadi ajang  tahunan. 

“Kami akan melihat antusiasme peserta Obstacle Run 2018. Yang pasti jika memenuhi target hingga 3.750 peserta, kami pastikan bisa menjadi ajang rutin tahunan atau dwi tahunan,” kata Penanggung Jawab Even, Kolonel Penerbang Dedy Susanto dalam jumpa pers di Sleman, beberapa waktu lalu.

Dedy menargetkan, Obstacle Run menjadi kompetisi rutin dalam agenda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).

Obstacle Run 2018 merupakan kegiatan lari mengelilingi markas TNI AU DI Yogyakarta dengan total hadiah Rp150 juta.

Terbuka untuk masyarakat sipil maupun kalangan militer, ajang ini terbagi dalam dua kategori yaitu jarak 5 kilometer dan 10 kilometer.

Sebagai daya tarik, sebanyak 26 rintangan disiapkan sebagai tantangan untuk peserta.

“Khusus untuk kategori 5 kilometer kami siapkan untuk fun run. Sedangkan yang 10 kilometer kami sediakan untuk peserta lari halang rintang dengan waktu tempuh maksimal 3 jam,” lanjut Dedy.

Dedy mengatakan,  peserta akan mendapat pengalaman berkesan karena dapat berlari di dekat landasan pacu bandara Adisutjipto dan di antara pesawat koleksi TNI AU.

Kordinator Lapangan dan Race Obstacle Run 2018 Kapten Penerbang Alexander Yossep Lessi menyatakan, peserta yang mengikuti lari halang rintang di Obstacle Run seperti merasakan latihan militer. Selain itu, peserta juga akan mendapat berbagai hiburan dari personel TNI AU.

“Kami akan tampilkan drumband taruna AAU, kemudian ada Jupiter Aerobatic Team yang akan menampilkan 15 manuver, dan aksi terjun payung,” jelasnya.

Hingga saat ini sekitar 400 peserta telah mendaftar termasuk dari Kenya dan Swiss. Sebagai upaya menarik peserta, Lessi mengatakan TNI AU Adisutjipto sudah berkomunikasi dengan berbagai tim elit kesatuan militer di seluruh Indonesia.


Reporter : Arif Koes

 

Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
14-02-2018 02:27