Main Menu

Atletik Sabet Empat Medali Emas di Ajang ASG 2018

Andhika Dinata
21-07-2018 20:26

Atlet lari 100 meter, Adi Ramli Sidiq. (Ist/FT02)

Selangor, Gatra.com - Kontingen atletik Indonesia berhasil memboyong 4 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu dalam ajang ASEAN School Games (ASG) 2018 yang berlangsung di Selangor, Malaysia, Sabtu (21/7).


Emas pertama dipersembahkan Ahmad Ambali Sukur dalam nomor lompat jauh putra dengan lompatan 7,65 meter yang merupakan pemecahan rekor nasional remaja dan junior.

Keberhasilan juga diikuti oleh Jeany Nuraini Amelia Agreta yang meraih emas untuk lari 100 meter putri dengan catatan waktu 12,05 detik yang merupakan pemecahan rekor atas namanya sendiri.

Berikutnya perolehan emas dari Adi Ramli Sidiq untuk lari 100 meter putra dengan catatan waktu 10,85 detik, dan medali emas satu lagi dari Wempi Pelamonia untuk lari 800 meter putra dengan catatan waktu 1 menit 55 detik.

Untuk medali perak diraih Raza Caktiaji WLE untuk nomor 400 meter lari gawang putra, dan Erna Nuryanti untuk lari 100 meter putri dengan catatan waktu 12,23 detik. Sementara medali perunggu diperoleh M. Fahrurrozi untuk lari 100 meter putra dengan waktu 10,97 detik.

Keberhasilan atlet Pelatnas PB PASI ini tidak lepas dari persiapan yang baik. Para atlet muda tersebut ditempa penuh dalam program pelatihan terstruktur yang disiapkan PB PASI. “Kebetulan rata-rata atlet yang mengikuti ASG adalah atlet yang tergabung di Pelatnas atletik jadi porsi latihannya sudah terprogram dengan baik,” ujar Ahmad Sakeh, Tim Instruktur Pelatnas PB PASI.

Ahmad menambahkan, atlet muda tersebut digenjot latihan rutin pagi dan sore di Stadion Madya, Stadion Rawamangun, dan Stadion Pakansari Cibinong.

“Mereka siap kapan saja untuk mengikuti kejuaraan tapi sebagian kecil ada atlet binaan dari PPLP daerah yang sudah disaring berdasarkan prestasi terakhirnya di kejurnas kemarin.”

Selama bertanding, lanjut Ahmad, atlet binaan menunjukkan prestasi yang maksimal. Sehingga mampu memecahkan rekor nasional, rekor pribadi, dan rekor pertandingan.

“Secara psikologis semua atlet menikmati pertandingan dengan senang dan gembira. Tidak ada rasa tertekan atau nervous seperti yang biasa dirasakan atlet kebanyakan menjelang pertandingan,” ungkapnya kepada Gatra.com.


Reporter: Andhika Dinata
Editor: Arief Prasetyo

Andhika Dinata
21-07-2018 20:26