Main Menu

M Sarengat Tutup Usia

Edward Luhukay
14-10-2014 08:00

Mohammad Sarengat (Bolanews/Peksi Cahyo)Jakarta, GATRAnews - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), harus kehilangan salah satu atlet terbaiknya Mohammad Sarengat yang meninggal dunia karena sakit. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Senin (13/10). Pria kelahiran 1940 itu mengharumkan nama Indonesia di kancah Asian Games 1962, dengan mempersembahkan dua medali emas dari nomor 100 m dan 110 m gawang.

Sarengat yang juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat itu, menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 13.45 di usia 74 tahun.

"Kami dari PB PASI tentu sangat kehilangan karena pak Sarengat merrupakan pihak yang berjasa bagi Indonesia. Dia juga pernah mengabdi di PB PASI sebagai ketua bidang organisasi sejak 1979-1990. Setelah itu baru berkarier di KONI," ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PB PASI Sri Hastuti Merdiko kepada wartawan di Jakarta.

Dirinya  merupakan salah satu atlet yang membawa Indonesia ke peringkat 2 Asian Games 1962 di Jakarta. Hingga kini ia menjadi satu-satunya sprinter merah putih yang mampu menyumbangkan medali emas pada pesta olahraga terbesar di Asia itu.

Catatan waktu yang ditorehkan Sarengat di turnamen multi-event itu menjadi rekor nasional yang bertahan hingga 20 tahun. Rekornya di 100 m dipecahkan pada 1984 oleh Purnomo, sementara pada nomor 110 m gawang dipecahkan oleh M.Prayogo pada 1982.

Di luar kesibukannya di dunia olahraga, Sarengat yang mengenyam pendidikan kedokteran dan menjadi dokter di lingkungan TNI-AD itu,  dipercaya menjadi dokter pribadi Sultan Hamengkubowono IX dan Adam Malik. Ia juga sempat mendirikan klinik yang fokus pada rehabilitasi pecandu narkoba.

Kesehatan Sarengat menurun sejak mengalami stroke pada 2009. Sebelum meninggal dunia, Sarengat telah berada di RS Pondok Indah kurang lebih selama satu bulan. Sebelumnya, ia juga sering keluar-masuk rumah sakit akibat penyakitnya itu.

Setelah disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Kemang,  Jakarta Selatan. Jenazah Sarengat rencananya akan dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut pada Selasa (14/10).



Penulis: Wanto
Editor: Edward Luhukay {jcomments on}

Edward Luhukay
14-10-2014 08:00