Main Menu

Iswandi Sumbang Emas Pertama Atletik di Asian Beach Games 2014

Edward Luhukay
20-11-2014 19:45

Iswandi (ANTARA/Yudhi Mahatma)Jakarta, GATRAnews - Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali dari ajang Asian Beach Games 2014 yang digelar di Phuket, Thailand. Kali ini giliran tim atletik yang menyumbangkan emas bagi Indonesia lewat sprinter andalannya Iswandi. Atlet asal Nusa Tenggara Barat itu berhasil meraih medali emas dari cabang atletik nomor lari 60 meter putra dengan torehan waktu 7,10 detik.

Menyikapi hal tersebut pelatih atletik nasional Yohanes Paulus Lay menyebutkan jika prestasi tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa. "Boleh dibilang ini prestasi yang luar biasa, awalnya kita tidak menargetkan medali emas. Kita patut bersyukur atas capaian ini," ungkapnya saat dihubungi GATRAnews, Kamis (20/11).

"Kita kan baru pertama kali menurunkan atlet di Asian Beach Games dan dapat emas itu luar biasa, saya berharap ada atlet lain yang juga menyumbangkan emas untuk Indonesia," sambungnya.

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia sendiri pada perhelatan Asian Beach Games yang ke-4 ini mengirim sembilan atlet untuk merebutkan gelar juara dari dua nomor yang diikuti, yakni individual sprint dan cross country.

Untuk cross country, menurut Paulus Indonesia akan menghadapi lawan berat semisal Jepang yang mempunyai venue latihan lebih memadai dibandingkan dengan Indonesia. Walaupun seperti itu dirinya optimis atlet merah putih mampu memberikan yang terbaik.

"Untuk nomor cross country Jepang masih menjadi lawan terberat kita di Asian Beach Games. Mereka mempunyai infrastruktur yang lebih memadai dibanding kita namun itu bukan suatu hal yang menciutkan nyali kita dalam mendulang medali. Kekuatan kita masih berimbang," katanya.

Seperti diketahui di ajang olahraga yang telah dibuka pada 14 November 2014 ini, tim atletik Indonesia juga menurunkan beberapa atlet terbaiknya, yaitu  Nursodiq (Jawa Barat), Atjong Tio (Jawa Timur), Hendro (Jawa Barat), Bilal Bilano (DKI Jakarta), Aprilia Kartina (Sumatera Barat), Tri Yani Pamungkas (DKI Jakarta), Lismawati Ilang (Sulawesi Selatan), dan Serafi Anelis Unani (Jawa Timur).



Penulis: Wanto
Editor: Edward Luhukay {jcomments on}

Edward Luhukay
20-11-2014 19:45