Main Menu

Pelatih Ganda Campuran Punya Tugas Berat Usai Olimpiade

Wanto
25-08-2016 11:00

Jakarta, GATRAnews - Legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata menilai, pelatih ganda campuran Indonesia Richard Mainaky harus pandai mencari alternatif pengganti apabila dua pasangan unggulan Merah Putih itu berpisah usai gelaran Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Untuk sektor ganda campuran, Indonesia memang menjadi jawara lewat pasangan terbaiknya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lantaran meraih medali emas. Sayang, usai gelaran tersebut, Liliyana yang akrab disapa Butet itu hendak gantung raket lantaran umur yang sudah memasuki masa senja.

Sedangkan pasangan lainnya, Debby Susanto/Praveen Jordan sepertinya juga akan berpisah lantaran Debby memutuskan untuk menikah dalam waktu dekat ini. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibenahi oleh PBSI terutama sang pelatih Richard Mainaky.

"Owi dan Butet memang saat ini sedang dalam top performanya. Namun untuk Butet harus dilihat umurnya yang sudah memasuki 30an, apalagi sudah ada kabar dia akan gantung raket usai Olimpiade," ujar juara All-England 1972 itu kepada GATRAnews.

"Belum lama ini saya juga ngobrol dengan Debby, dia sepertinya lebih memilih menikah ketimbang lanjut bermain raket. Ini kan menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Indonesia terutama pelatih," sambungnya.

Memang selain dua pasangan tersebut, Indonesia masih memiliki dua pasangan lainnya, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani, dan Ricky Widianto/Gloria Emmanuelle. Jika dilihat dari performanya, kedua pasangan ini memang masih jauh dibandingkan dua seniornya tersebut.

"Richard akan mempunyai tugas berat untuk mencari pengganti rekan dari Owi dan Praveen apabila pasangan mereka benar-benar mengundurkan diri," katanya.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay

Wanto
25-08-2016 11:00