Main Menu

Jonatan Singkirkan Lin Dan di Babak Pertama China Open 2017

Iwan Sutiawan
16-11-2017 10:19

Jonatan Christie. (AFP/TOSHIFUMI KITAMURA/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Jonatan Christie berhasil mengalahkan pebulu tangkis senior unggulan tiga asal Tiongkok, Lin Dan di depan publiknya sendiri dalam China Open Super Series Premier 2017 yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Tiongkok, Rabu (15/11).


Jonatan dikutip dari laman PBSI, Kamis (16/11), mengalahkan Lin Dan dua set langsung dengan angka 21-19 dan 21-16. Jonatan menyampaikan, berusaha memenangkan set pertama karena ini merupakan hal penting.

"Poin paling penting ada di game pertama. Karena poinnya kan mepet terus. Saya enggak mau kecolongan di game pertama, karena bisa jadi di game kedua dia lebih percaya diri dan saya jadi ngedrop. Jadi, sebisa mungkin poin-poin penting saya paksa. Apalagi pas 17 sama, saya banyakin smash dan cepetin di lapangan," kata Jonatan.

Setelah menang pada set pertama, Jonatan terus menjaga penampilannya pada game kedua. Dia terus mempimpin perolehan angka hingga kedudukan yang cukup jauh yakni 20-9. Namun Lin Dan membuat tegang karena terus menambah perolehan angka untuk menyusul Jonatan hingga kedududukan 20-16. Tetapi tunggal putra pelatnas PBSI itu akhirnya bisa memenangkan game kedua dengan angka 21-16.

"Tadi saya sudah unggul 20-9, dari situ dia juga jadinya all out saja. Karena di game kedua awal dia agak tegang. Berasa dari game pertama kami salaman saja tangannya sudah dingin," katanya.

Sebagai pemain, lanjut Jonatan, tentunya bisa merasakan kalau lawan sedang gerogi (nervous). "Saya juga kalau tegang tangannya suka dingin. Ternyata walaupun dia sudah juara Olimpiade dua kali, dia tetap ada tegangnya. Itu yang membuat saya percaya diri," ujar Jonatan usai pertandingan.

Jonatan mengaku tampil lepas dan menikmati pertandingan. "Saya berusaha enjoy dan lepas saja. Ini juga kan main di kandang lawan, jadi ya sudah main all out saja yang penting," ujarnya.

Jonatan mengaku tidak menyangka seorang Lin Dan bisa melakukan banyak kesalahan pada game kedua. Ia pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memenangkan set kedua. "Ini merupakan kesempatan bagus dan ini jadi hari terbaik saya juga. Karena pertama kali main di China Open Super Series Premier ini," ungkapnya.

Kemenangan Jonatan itu sekaligus memperkecil jarak rekor pertemuannya dengan Lin Dan menjadi 2-3. Sebelumnya, Jonatan tertinggal 1-3 dari Lin Dan, dengan pertemuan terakhir di Autralian Open 2017. Saat itu, Jonatan kalah dua game langsung 14-21 dan 19-21.

Selanjutnya, setelah mengalahkan Lin Dan, Jonatan masih menunggu lawan antara sesama punggawa merah-putih, Anthony Sinisuka Ginting dengan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus untuk pertandingan babak kedua.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
16-11-2017 10:19