Main Menu

Cari Juara Masa Depan, PB Djarum Bidik Tiga Kategori Usia

Wanto
07-02-2018 14:24

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin. (Dok. Pbdjarum.org/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Djarum Foundation kembali menjaring bakat-bakat baru pebulutangkis muda Indonesia dalam rangkaian program Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018.


Klub yang bermarkas di Kudus ini akan melakukan pencarian di delapan kota demi mendapatkan bibit atlet berbakat untuk dibina menjadi calon juara bulutangkis Indonesia masa depan. Rangkaian Audisi Umum akan mulai bergulir pada 24-26 Maret mendatang dengan audisi pertama di Kota Pekanbaru, Riau.
 
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengungkapkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis adalah upaya Djarum Foundation dalam menjaga mata rantai prestasi bulutangkis Indonesia. Terlebih saat ini persaingan bulutangkis tingkat dunia sudah semakin ketat dengan banyaknya negara-negara baru dengan prestasi atletnya yang kian moncer.
 
Menurut Yoppy, sepanjang tahun 2017 kemarin, sejumlah atlet junior PB Djarum mampu unjuk gigi dengan meraih juara di beberapa turnamen internasional. Namun demikian, itu tidak cukup karena perjuangan di tingkat senior akan lebih berat lagi.
 
“Pencapaian sejumlah atlet junior kita di beberapa kejuaraan di tahun lalu cukup membanggakan. Namun itu tentu tidak cukup. Kita perlu mengejar banyak ketertinggalan dari negara-negara lain,” jelas Yoppy di Jakarta, Rabu (7/2).
 
“Melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, kami ingin lebih banyak lagi menemukan bibit pebulutangkis muda yang punya semangat dan daya juang menjadi seorang juara. Sekaligus memastikan bahwa Indonesia memiliki stok atlet terbaik dan mampu meraih prestasi di semua sektor,” tambah Yoppy.
 
Audisi akan digelar di delapan kota yang dianggap menjadi kantong potensi bulutangkis di Indonesia. Melalui upaya “jemput bola” ke kota-kota tersebut, diharapkan semakin memudahkan para atlet untuk mengikuti Audisi Umum. Kedelapan kota itu adalah Pekanbaru, Balikpapan, Manado, Cirebon, Purwokerto, Solo, Surabaya, dan Kudus.
 
Sementara itu Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menjelaskan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 akan digelar di tiga kelompok usia. PB Djarum akan membidik target pada kelompok U11 (di bawah usia 11 tahun), U13 (di bawah usia 13 tahun) dan U15 (di bawah usia 15 tahun).


Hal ini menjadi catatan tersendiri karena merupakan pertama kalinya dilakukan untuk tiga kelompok usia. Pada tahun lalu, Audisi Umum diselenggarakan pada dua kelompok usia, yakni U11 dan U13 saja.
 
“Penambahan ini sudah melalui pembahasan dan pertimbangan yang mendalam. Tahun lalu kita hanya fokus di U11 dan U13. Pada tahun ini kita ingin menjaring lebih luas lagi pemain-pemain yang bagus terutama di kelompok U15,” jelas Fung.
 
Guna memastikan kualitas terbaik yang didapatkan lewat audisi ini, PB Djarum akan menerjunkan tim pencari bakat yang dipimpin oleh legenda bulutangkis Indonesia Christian Hadinata.
Peraih juara All England 3 kali di sektor ganda putra itu bersama sejumlah legenda seperti Sigit Budiarto, Antonius Budi Ariantho, Lius Pongoh, Yuni Kartika, Maria Kristin, Luluk Hadiyanto, Hariyanto Arbi, Eddy Hartono dan legenda bulutangkis yang lain akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menjaring pemain dengan potensi dan bakat yang mumpuni.


Reporter: Wanto
Editor: Arief Prasetyo

Wanto
07-02-2018 14:24