Main Menu

Praveen/Melati Berjuang di German Open dari Babak Kualifikasi

Iwan Sutiawan
06-03-2018 12:22

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Dok. PBSI/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, harus berjuang dari babak kualifikasi dalam Turnamen German Open 2018 BWF World Tour Super 300 yang berlangsung di Innogy Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, pada 6-11 Maret 2018.


Praveen/Melati seperti dilansir laman PBSI, Badmintonindonesia.org, Selasa (6/3), mereka akan memainkan laga pertama babak kualifikasi pada hari ini. Sedangkan para pemain lainnya baru akan bertanding pada Rabu besok (7/3).

Praveen/Melati harus melewati babak kualifikasi dalam turnamen ini, karena poinnya sebagai pasangan baru masih belum terlalu besar, walau pun keduanya berhasil menjajaki babak final di India Open 2018. Praveen/Melati baru berpasangan di awal 2018.
 
"Tidak ada target dari pelatih, mungkin karena kami pasangan baru juga. Tetapi dari diri kami sebagai pemain, pasti punya target pribadi. Kami maunya minimal bisa sampai ke semifinal dulu," ujar Praveen.

Praveen/Melati akan menghadapi Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen dari Denmark pada babak kualifikasi ini. Jika berhasil mengalahkan pasangan Denmark, mereka akan menghadapai peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, pada babak utama.

Praveen/Melati sempat mengalahkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di India Open 2018. "Sama saja peluangnya, menurut saya, semua pasangan punya peluang yang sama. Jadi kurang lebih sama dengan turnamen-turnamen lainnya, yang penting saya sama Mely [Melati] siap," kata Praveen.

Selain Praveen/Debby, ganda campuran di German Open 2018 juga diperkuat oleh pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja. Mereka akan berhadapan dengan wakil Taiwan, Wang Chi Lin/Lee Chia Hsin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengatakan, German Open merupakan salah satu turnamen yang dipantau pihaknya selain All England. PBSI ingin melihat hasil yang diraih para pemain yang akan menjadi bahan masukan untuk menentukan pemilihan tim inti untuk Piala Thomas dan Uber.

"Akan dilihat, apakah dia mampu? Lihat dari prestasinya. Pokoknya untuk Piala Thomas dan Uber serta Asian Games, yang terbaik yang akan masuk tim inti," ujar Susy.

Adapun German Open 2018 BWF World Tour Super 300 merupakan turnamen Eropa yang akan diikuti para pemain utama di awal tahun ini. German Open 2018 ini juga menjadi pemanasan jelang turnamen bergengsi All England 2018 yang menyandang level BWF World Tour Super 1000.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
06-03-2018 12:22