Main Menu

Fajar/Rian Siap Hadapi Pasangan Jepang di Final German Open

Iwan Sutiawan
12-03-2018 06:39

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.(Dok. PBSI/re1)

Jakarta, Gatra.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mempersiapkan diri untuk menghadapi pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko di final German Open 2018 BWF World Tour Super 300, Jerman.


"Untuk final, kami lebih mempersiapkan mental dan stamina. Tinggal selangkah lagi, tapi jangan terlalu over confident," kata Rian dikutip dari laman PBSI, badmintonindonesia.org, Senin (12/3).

Fajar/Rian melaju ke babak final setelah mengalahkan senior mereka Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Laga berlangsung sengit dengan skor 22-20 dan 22-20. Kedua pasangan ganda putra asuhan Kepala Pelatih Herry Iman Pierngadi itu bersaing untuk meraih tiket ke babak selanjutnya.

Fajar/Rian berambisi untuk memenangkan pertandingan. Mereka juga ingin membuktikan bisa mengimbangi pasangan seniornya di turnamen tersebut dan bisa ambil bagian di Asian Games 2018.

"Pasti seneng banget bisa mengalahkan pasangan juara dunia, kami tidak menyangka juga bisa menang dua game langsung. Kami sempat ketinggalan, tapi kami hanya memikirkan pokoknya main saja, kalau ketinggalan jangan sampai jauh, ternyata bisa mengejar," kata Fajar.

Rian yang bersama Fajar menjadi juara di Malaysia Masters 2018, menambahkan, "Kami tidak banyak mengarahkan shuttlecock ke atas arena kalau diserang dan main bertahan, tadi beberapa kali tembus. Jadi kami maksa main no lob di depan net," ujarnya. 

“Saya nonton pertandingan mereka di India Open, baru pertama turun turnamen bisa langsung ke semifinal. Di sini (German Open), mereka mengalahkan unggulan pun skor nya jauh. Hendra/Ahsan adalah lawan paling berat di turnamen ini. Mereka sangat tenang, kami masih gerabak-gerubuk, Hendra/Ahsan bisa netralkan bola sampai benar-benar matang,” tutur Fajar. 

Sedangkan Hendra/Ahsan yang baru saja come back setelah berpisah, mereka tengah berburu kemenangan sebanyak-banyaknya untuk memperbaiki peringkat dunia, sehingga bisa berlaga di Asian Games, Kejuaraan Dunia, dan Indonesia Open 2018. 


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
12-03-2018 06:39