Main Menu

Kalahkan Tunggal Malaysia, Fitriani ke Babak Kedua All England

Iwan Sutiawan
15-03-2018 13:35

Tunggal Putri Indonesia, Fitriani. (Dok. Humas PBSI/FT02)

Birmingham, Gatra.com - Fitriani melaju ke babak kedua All England 2018 BWF Word Tour Super 1000 setelah mengakhiri perjuangan tunggal putri asal Malaysia, Soniia Cheah, dengan skor 16-21, 21-18, 21-9. 


Dikutip dari laman PBSI, Kamis (15/3), angka Fitri sempat ketinggalan sangat jauh dari Soniia Cheah, yakni hingga 2-13 pada babak kedua. Dia kesulitan untuk mengejar dan seolah tak dapat mengembangkan permainannya, bahkan banyak servisnya yang out. 

Namun perlahan tapi pasti, Fitri mulai meraih satu demi satu angka, hingga ia meraih delapan angka berturut-turut dari tertinggal 13-18 jadi balik unggul 21-18. 

"Alhamdulillah, tadi sebenarnya saya sudah pasrah. Dari awal saya mainnya harus cepat, tetapi kaki saya sedang lambat. Kalau mau menyerang, dibelok-belokan oleh lawan, langsung mati, bingung," ungkapnya.

Fitri mengaku sempat menyampaikan kepada pelatihnya bahwa ia tidak bisa bermain. "Pelatih bilang, ya coba dulu dipaksa. Mau bagaimana lagi, kan sudah di sini, masa nggak mau menang? Pokoknya banyak diberi motivasi," ujarnya, menuturkan.

Pada game ketiga, Cheah sudah dalam posisi tertekan dan tidak bisa bermain seperti di game sebelumnya. Fitri pun unggul jauh hingga 15-5 dan akhirnya merebut tiket babak kedua. 

"Tadi banyak bertahan, jarang menyerang, paling menyerangnya dari chop. Malah lawan banyak mati sendiri. Di game ketiga, saya coba lepas saja, yang penting jangan buru-buru menyerang, karena itu bukan tipe saya. Akhirnya pelatih bilang kalau saya mainnya sama saja seperti di game kedua," kata Fitri.

Menurut Fitri, Cheah sudah kelihatan sudah capek sehingga meminta istirahat kepada wasit. "Tidak boleh sama wasitnya. Pelatih bilang, jangan ubah permainan, kenain saja semua bola," ujarnya. 

Di babak kedua, Fitri akan berhadapan dengan Juara Dunia 2017 asal Jepang, Nozomi Okuhara. Fitri akan bermain lepas dan tidak buru-buru menyerang seperti yang dilakukan saat menghadapi Cheah karena itu menjadi bumerang baginya.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
15-03-2018 13:35