Main Menu

Praveen-Melati Terhenti di Perempat Final Jepang Terbuka

Arif Prasetyo
14-09-2018 13:33

Pasanganganda campuran Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). (shutterstock_542849044/RT)

Tokyo, Gatra.com - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum berhasil melangkah ke babak semifinal Japan Open 2018 setelah ditaklukkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) dalam laga panjang yang sengit, 19-21, 22-20, 17-21.

 

Dalam pertandingan berdurasi 68 menit ini, Praveen/Melati sebetulnya punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan. Mereka beberapa kali memimpin perolehan skor dan mampu menekan lawan.

Praveen/Melati mengatakan, tak dapat bermain di level maksimal, dan merasa terganggu dengan keputusan hakim servis yang seringkali menyalahkan servis Melati. Pada kedudukan genting 19-20, servis Melati kembali dinyatakan fault, sehingga Praveen/Melati terpaksa kehilangan game pertama.

"Ya mau main bagaimana kalau pasangan ganda yang servis cuma satu? Kalau giliran Mely servis, selalu dinyatakan fault. Tidak ada penjelasan, dibilangnya 'too high' terus. Jadi pincang sebelah. Padahal Mely sudah servis sampai hampir jongkok," ujar Praveen, seperti dikutip laman badmintonindonesia.org, Jumat (14/9).

"Kami bukannya mau cari alasan karena kalah, tetapi kenyataannya memang ini sangat mempengaruhi permainan kami tadi," tambah Praveen.

Terhenti di babak perempat final, Praveen/Melati merasa belum tampil maksimal. Melati mengatakan, tak dapat mengeluarkan permainan terbaik mereka.

"Tidak puas, mainnya kurang keluar. Harus banyak latihan dan perbaiki lagi," tutur Melati.
Praveen/Melati berharap di tahun ini mereka bisa menembus jajaran Top 10 dunia. Sejak berpasangan di awal tahun 2018, saat ini mereka sudah berada di peringkat 23 dunia.

"Kami maunya masuk jajaran 10 besar untuk tahun ini, dan juara turnamen paling tidak di level BWF Tour 500 dulu. Dapat gelar dulu untuk meningkatkan rasa percaya diri kami," tambah Praveen.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
14-09-2018 13:33