Main Menu

IBL dan WIBL Menuju Babak Playoff

Edward Luhukay
06-05-2016 17:00

Jakarta, GATRAnews - Dengan rampungnya seri VI di GOR Kertajaya, Surabaya pada 1 Mei kemarin, maka musim regular Indonesian Basketball League (IBL) dan Women’s Indonesian Basketball League (WIBL) 2016 telah resmi berakhir. Dua tim asal kota Surabaya, CLS Knights Surabaya (IBL) dan Surabaya Fever (WIBL), keluar sebagai juara musim regular di masing-masing kompetisi.

CLS mencetak rekor yang cukup fantastis di musim ini. Dari 33 kali bertanding, klub yang berdiri sejak 1946 itu hanya mengalami dua kekalahan dari M88 Aspac Jakarta. Di sisi lain, Fever juga mencatatkan hasil yang membanggakan. Pasukan Wellyanto Pribadi itu tak terkalahkan sepanjang musim regular.

Akan tetapi, musim IBL 2016 belum sepenuhnya usai. Sebab, pada 15-29 Mei nanti di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta, akan dilangsungkan babak playoff IBL dan grand final WIBL.

Babak playoff IBL diikuti oleh delapan tim terbaik di musim regular. Kedelapan tim tersebut adalah CLS Knights Surabaya, Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, M88 Aspac Jakarta, Satria Muda Pertamina Jakarta, Garuda Bandung, Stadium Happy 8 Jakarta, Hangtuah Sumsel, dan Satya Wacana Salatiga.

Khusus untuk Satya Wacana, pencapaian kali ini terbilang sangat istimewa. Sebab, ini merupakan playoff pertama mereka selama berkiprah di liga profesional.

Pada ronde pertama playoff, Satya Wacana akan bertemu CLS. Sementara runner-up musim regular, Pelita Jaya, bersua peringkat ketujuh Hangtuah Sumsel. Di laga lain, Aspac berjumpa Stadium, serta Satria Muda akan bentrok dengan Garuda.

Situs iblindonesia.com melaporkan, sistem twice to beat dan best of three akan digunakan di babak pertama playoff. Twice to beat memberi keuntungan kepada tim yang menempati peringkat dua teratas di musim regular. Mereka cukup menang di game pertama untuk bisa lolos ke semifinal. Namun, jika yang menang di game pertama adalah tim peringkat ketujuh atau kedelapan, maka akan dilanjutkan ke game berikutnya hingga kedudukan 2-0 atau 2-1.

Sementara itu, sistem best of three akan digunakan untuk tim peringkat ketiga sampai keenam. Jadi, tim yang berhak lolos ke babak semifinal adalah mereka yang terlebih dahulu mencapai dua kali kemenangan dari sang lawan. Sistem best of three juga akan digunakan di babak semifinal dan final.

Sementara itu, grand final WIBL akan diikuti oleh dua tim. Lawan Fever di grand final nanti adalah sang runner up musim regular, Tomang Sakti Merpati Bali. Sistem best of three juga akan diberlakukan di babak grand final ini.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
06-05-2016 17:00