Main Menu

Pertandingan Basket Australia-Filipina Ricuh

Arif Prasetyo
04-07-2018 07:14

Kepala eksekutif basket Australia, Anthony Moore. (REUTERS/FT02)

Manila, Gatra.com – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) membuka sidang disipliner antara Australia dan Filipina. Mereka melakukan perkelahian di lapangan saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia Basket, di Manila, Senin (2/7).

 

Dua pemain Milwaukee Bucks dan Thon Maker adu jotos, setelah sebelumnya terjadi tabrakan kecil. Mereka tersulut emosi sehingga ditumpahkan dalam perkelahian.

Seperti dilansir Associated Press Manila, Senin, perkelahian terjadi ke area belakang baseline. Dalam rekaman video menunjukkan kursi dilemparkan di belakang pemain Australia baik oleh penggemar atau anggota staf tim Filipina. Mantan pemain NBA Andray Blatche, yang sekarang bermain untuk Filipina, turut melakukan beberapa pukulan. Sementara pemain Australia Maker melakukan tendangan sambil terbang ke arah pemain Filipina.

Sebanyak 13 pemain dikeluarkan setelah aksi kerusuhan. Perkelahian dipicu tabrakan kecil pada kuartal ketiga saat Australia unggul 89-53 atas Filipina. Pertandingan dilanjutkan hanya dengan tiga pemain dari Filipina.

Anthony Moore, kepala eksekutif basket Australia, dalam sebuah pernyataan, meminta maaf kepada penggemar. Ia menambahkan, ini bukan semangat di mana olahraga harus dimainkan dan tentu saja tidak dalam semangat perkelahian di mana kami bertujuan untuk bermain bola basket."

Sementara, Daniel Kickert, salah satu pelatih Australia meminta maaf atas perannya dalam perkelahian, mengatakan dia akan menerima sanksi apa pun yang dijatuhkan oleh FIBA. Ia memukul wajah Roger Pogoy, salah satu tim Filipina.

Tim Australia kemudian men-tweet bahwa semua rombongan di tim dalam keadaan aman dan sehat. Bucks mengatakan mereka tidak akan berkomentar tentang pemain Australia Maker.

FIBA mengatakan keputusan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
04-07-2018 07:14