Main Menu

Novak Djokovic Juara Wimbledon Keempat Kalinya

Arif Prasetyo
16-07-2018 05:58

Novak Djokovic menjuarai Wimbledon 2018. (REUTERS/Andrew Boyers/FT02)

London, Gatra.com - Kembali ke performa terbaiknya, Novak Djokovic menjadi juara Wimbledon untuk keempat kalinya setelah mengalahkan Kevin Anderson di final 6-2, 6-2, 7-6 (3).


Djokovic usai pertandingan mengatakan, ada beberapa momen di mana saya frustrasi dan mempertanyakan apakah bisa kembali (ke) tingkat yang diinginkan atau tidak. Tapi itu membuat seluruh perjalanan lebih istimewa.

“Sangat mudah untuk berbicara sekarang dan menoleh ke belakang dan bersyukur, tetapi saya benar-benar bersyukur untuk mengalami hal seperti ini," kata Djokovic, seperti dikutip Associated Press, Senin (16/7)

Ini adalah trofi utama ke-13 Djokovic, total tertinggi keempat dalam sejarah tenis pria, hanya diunggulkan oleh Roger Federer 20, Rafael Nadal 17 dan idola masa kecilnya Pete Sampras '14. Djokovic yang pertama sejak ia menyelesaikan karier Grand Slam di Prancis Terbuka 2016.

"Itu adalah perjalanan panjang," kata petenis berusia 31 tahun dari Serbia. "Saya tidak bisa memilih tempat yang lebih baik, di dunia tenis untuk mencapai puncak dan membuat comeback."

Setahun yang lalu di All England Club, Djokovic berhenti di perempatfinal karena cedera siku. Setelah operasi pada Februari, Djokovic kembali lagi dan secara perlahan mencoba untuk kembali bermain.

“Saya benar-benar tidak sabar,” katanya.

Pada bulan April, dia bersatu kembali dengan Marian Vajda, pria yang telah melatih Djokovic selama bertahun-tahun sebelum Boris Becker dan Andre Agassi melakukannya.

"Aku selalu ragu," kata Vajda. "Aku berpikir sangat negatif."

Mereka membangun "Novak yang baru," sebagaimana dijelaskan Vajda.
Retooled servisnya. Membuat penyesuaian untuk stroke lainnya.

Namun, Djokovic putus asa oleh kekecewaannya di Prancis Terbuka bulan lalu bahwa ia bersumpah untuk melewati pertandingan di lapangan rumput.

Ia terlempar dari 20 besar untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Djokovic tampil di Wimbledon dengan peringkat terendah sejak Goran Ivanisevic pada tahun 2001.

Petenis Serbia Novak Djokovic mengalahkan Kevin Anderson dalam dua set langsung untuk memenangkan Wimbledon keempatnya.

Pada Ahad, Djokovic tampak jauh lebih mirip seorang pria yang dulunya adalah petenis Nomor Satu.

"Dua set pertama," kata Anderson, yang bermain tenis kampus di University of Illinois, "Novak mengalahkan saya."

Anderson bisa dimaklumi karena kelelahan. Di pertandingan semifinalnya merupakan Grand Slam kedua terlama dalam sejarah, yang berlangsung lebih dari 6½ jam hingga ia mengalahkan John Isner 26-24 di set kelima. Dan itu diikuti set kelima diperpanjang lagi dalam 13-11 dari delapan kali juara Federer di perempatfinal.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
16-07-2018 05:58