Main Menu

Snowboarder Inggris Ellie Soutter Meninggal Pada HUT ke-18

Arif Prasetyo
27-07-2018 15:08

Ellie Soutter.(Dok. Team GB Twitter/re1)

Artikel Terkait

London, Gatra.com - Ellie Soutter, salah satu snowboarders muda paling berbakat di Inggris, meninggal pada ulang tahunnya yang ke-18 pada Rabu (25/7). Belum ada penjelasan soal kematian snowboarders muda ini.

 

Soutter memenangkan medali perunggu untuk Inggris di Festival Musim Dingin Olimpiade Pemuda 2017 dan membawa bendera Inggris pada upacara penutupan.

Bulan ini ia dimasukkan dalam skuad Great Britain (GB) senior untuk sirkuit lintas piala snowboard, dan diproyeksikan tempat di Olimpiade Musim Dingin 2022.

Dia telah berlatih di luar negeri dalam beberapa pekan terakhir tetapi berada di Inggris ketika dia meninggal.

"Ellie adalah anggota tim yang sangat populer dan disukai," kata ketua Asosiasi Olimpiade Inggris Hugh Robertson dan ketua Komisi BOA Athlete Ben Hawes dalam pernyataan bersama, seperti dikutip BBC, Jumat (27/7).

"Pikiran kita bersama keluarga dan teman-temannya pada saat yang menyedihkan ini."
Pernyataan itu mengatakan Soutter akan kembali ke kompetisi bulan depan setelah terpilih untuk tim GB untuk Kejuaraan Dunia Junior di Selandia Baru.

Soutter selama Youth Olympic Winter Festival pada tahun 2017 dan Soutter's bronze adalah satu-satunya medali Tim GB di Youth Olympic Winter Festival di Turki tahun lalu.
Tim GB merayakan medalnya dengan pesan Twitter: "Air mata sukacita dan salju memenuhi punggungnya."

Usai acaranya, dia berkata, "Saya menangis ketika melewati batas. Saya sangat emosional karena belum menjadi musim terbaik bagi saya dan akhirnya menuju ke atas.

"Saya bahkan meminta pelatih untuk meletakkan salju di punggung saya ketika berada di gerbang awal. Ini membantu membangunkan saya sehingga tidak merasa semua floppy seperti ubur-ubur.

"Saya hanya berharap ini bukan medali terakhir yang saya menangkan untuk Tim GB. Tujuan saya adalah berkompetisi di Beijing 2022."

Tim GB mengatakan, Soutter dibesarkan di Oxted, Surrey, sebelum pindah ke Alpen, di mana dia dilatih.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
27-07-2018 15:08