Main Menu

Usung Hastag Anak Bangsa Go Jek Hadirkan Atlet Asian Games

Andhika Dinata
06-09-2018 17:07

Go-Jek apresiasi Atlet peraih emas Asian Games (Dok. Go-Jek Indonesia/FT02)

Jakarta GATRA.com– Atlet peraih medali emas dalam nomor ganda campuran tenis Aldila Sutjiadi dan Christopher Benjamin Rungkat tampil sebagai pembicara pada sesi Berbagi Prestasi #AnakBangsaBisa yang diselenggarakan oleh GO-JEK di Go Cafe, kawasan Jakarta Selatan, Kamis (6/9). Selain Aldila dan Cristopher turut hadir atlet sepeda gunung Tiara Andini Prastika dan beberapa atlet peraih medali emas lainnya. Sesi tersebut mengunggah pengalaman seru para atlet kala mengikuti kompetisi Asian Games beberapa waktu lalu.

Peraih medali emas dari kontingen Indonesia, Christopher Benjamin Rungkat mengungkapkan kisah heroiknya memboyong emas ke-10 untuk Indonesia dalam cabor tenis di nomor ganda campuran bersama rekannya, Aldila Sutjiadi. Petenis kerap disapa Christo ini pada ajang SEA Games 2011 lalu juga berhasil membawa tiga emas untuk Indonesia serta menembus menempati Top 100 dunia dalam peringkat ATP (Association of Tennis Professionals).

Pria yang pernah tampil pada Australia Terbuka dan Wimbledon ini juga berharap semakin banyak anak muda Indonesia yang mampu berkompetisi meraih mimpi sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Christo menyebutkan ambisinya berikutnya yakni mengharumkan nama Indonesia di dua turnamen Grandslam kelas dunia, yaitu Amerika Serikat Terbuka dan Prancis Terbuka.

Senada dengan Chisto, Aldila Sutjiadi berbagi cerita bahwa prestasi ini merupakan berkah kemenangan dari sebuah perjalanan dan kerja keras yang panjang. Aldila yang sudah menjuarai kejuaraan tenis internasional sejak usia 14 tahun itu juga menunjukkan perhatiannya yang besar terhadap dunia pendidikan. Meski menjadi seorang atlet Aldila juga membuktikan bahwa ia juga punya ketekunan terhadap dunia pendidikan melalui beasiswa penuh di jalur tenis yang diterimanya dari Universitas Kentucky, Amerika Serikat. Aldila mengaku prestasi ini kian menjadikannya bersemangat. Aldila juga diprediksi menjadi successor Yayuk Basuki, dimana dalam rentang waktu lama Indonesia belum memiliki generasi baru yang dapat mampu membangkitkan prestasi tenis Indonesia di mata dunia.

Sementara itu, atlet sepeda gunung downhill putri yang telah memberikan emas ke-10 untuk Indonesia, Tiara Andini Prastika berbagi cerita bagaiman dirinya sempat mengalami cedera di jari telunjuk tangan kanan saat mengikuti Kejuaraan Asia 2017. Namun ia terus percaya diri dan bangkit dari pesimisme yang kemudian menjadi kunci kemenangan.

“Kami percaya kisah keberhasilan seseorang dapat membawa manfaat positif bagi banyak orang. Kami berharap kisah kesuksesan dan perjuangan mereka dapat menginspirasi dan memacu semangat anak bangsa untuk semakin berkarya dalam mengharumkan nama Indonesia,” tutup Nila lagi.


Reporter : Andhika Dinata

Editor: Hidayat Adhiningrat P

Andhika Dinata
06-09-2018 17:07