Main Menu

Juara Taekwondo Olimpiade Dilarang Seumur Hidup Dalam Kasus Pelecehan

Arif Prasetyo
08-09-2018 06:52

 Steven Lopez (Reuters/yus4)

Jakarta, Gatra.com – Juara Olimpiade dua kali Steven Lopez dilarang seumur hidup berlaga di berbagai kejuaraan karena terkait kasus pelecehan seksual, demikian pejabat Olimpiade Pusat AS saat dikonfirmasi pada Jumat (7/9).

 

Seperti dilansir AFP Sports, Sabtu (8/9), salah satu isi surat memutuskan Lopez telah dianggap "secara permanen tidak memenuhi syarat" dari kompetisi masa depan setelah pejabat terkait melakukanpenyelidikan empat bulan.

Peraih medali emas berusia 39 tahun di Olimpiade 2000 dan 2004, telah diskors sejak Mei. Saudaranya Jean, seorang pelatih di tim taekwondo Olimpiade AS, telah dilarang seumur hidup karena pelanggaran seksual.

Steven Lopez belum bisa mengajukan banding atas penangguhannya, kata pejabat Olimpiade AS itu di situs webnya. Surat kabar Houston Chronicle melaporkan bahwa pelanggaran yang mendorong larangannya melibatkan seorang gadis berusia 14 tahun pada tahun 2000 ketika ia berusia 22 tahun.

Dia dilaporkan mulai "merawat" gadis itu karena pelecehan ketika dia berumur 10 tahun, demikian laporan itu mengutip para peneliti.

Penangguhan dilakukan setelah empat atlet wanita menggugat Komite Olimpiade AS dan Taekwondo AS untuk perdagangan seks dalam gugatan federal yang diajukan pada bulan Mei. Para wanita itu menuduh mereka dipaksa untuk berlatih dan bepergian dengan predator seksual yang dikenal.

Heidi Gilbert, Mandy Meloon, Amber Means dan Gaby Joslin menuduh mereka menderita "dua dekade pelecehan seksual, eksploitasi dan perdagangan atlet olimpiade taekwondo tim USA oleh entitas, pejabat, pelatih dan mentor yang dipercayakan untuk melindungi mereka."

Baik Jean Lopez dan Steven Lopez disebutkan dalam gugatan itu. Meloon, juara dunia dua kali, mengklaim dalam pengaduan 2007 dia diperkosa oleh Jean di Piala Dunia 1997 di Mesir ketika dia berusia 15 tahun. Dia ditinggalkan dari skuad Jean 2007, menekan kasusnya ke arbitrase USOC.

Gilbert mengatakan Jean telah menyerangnya secara seksual setelah kejadian di Ekuador pada 2002 dan Jerman pada 2003.

Gugatan itu mengatakan wanita yang ingin masuk ke tim taekwondo AS "tidak punya pilihan selain tunduk pada tuntutan seksual Lopez bersaudara."

Jika menolak melakukannya, maka mereka dibangkucadangkan, ditangguhkan atau ditendang dari Tim USA oleh saudara Lopez.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
08-09-2018 06:52