Main Menu

Indonesia Sabet Emas di Nomor Bergengsi Panjat Tebing di Cina

Arif Prasetyo
11-10-2018 05:33

Pangeran Septo Wibowo Siburian dan Aries Susanti Rahayu (Dok.FPTI/jh)

 

Huaian, Gatra.com - Dua atlet panjat tebing nasional Indonesia mengawinkan emas men’s speed dan women’s speed dalam ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018 di Huaian, Cina. Kemenangan ini dipersembahkan kepada para korban gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

 

Dua emas ini diharapkan mampu menjadi pelipur lara atas bencana alam yang terjadi di Tanah Air.

Medali emas men’s speed dipersembahkan oleh Pangeran Septo Wibowo dengan catatan waktu 6,33 detik dengan mengalahkan Rukin Sergei dari Rusia yang fall saat final.

Peringkat ketiga diduduki Sabri yang menorehkan catatan waktu 6,28 detik. Ia melawan Muhammad Hinayah di perebutan juara tiga. Hinayah mencatatkan waktu 6,37 detik.

Sementara, di nomor women’s speed medali emas diraih Aries Susanti Rahayu dengan catatan waktu 7,93 detik dengan mengalahkan He Cuilian dari Cina dengan cacatan waktu 8,86 detik di babak final.

Peringkat tiga diperebutkan sesama atlet Indonesia yakni Agustina Sari dan Nurul Iqamah. Agustina menang setelah menorehkan catatan waktu 6,28 detik berbanding 11, 21 detik.

Pelatih speed Indonesia Hendra Basir mengatakan, atlet yang berangkat ke Cina untuk mengikuti kompetisi ini adalah Aspar Jaelolo, Alfian M Fajri, Sabri, Muhammad Hinayah, Veddriq Leonardo, Pangeran Septo Wibowo, Puji Lestari, Aries Susanti Rahayu, Rajiah Sallsabillah, Agustina Sari, dan Nurul Iqamah.

Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Faisol Riza mengatakan, kompetisi di luar negeri sangat bermanfaat bagi para atlet Indonesia untuk menambah jam terbang.

“Olimpiade Jepang itu tahun 2020. Kita tidak punya cukup waktu untuk bersiap. Apalagi, Pemerintah belum menetapkan Pelatnas untuk (Olimpiade) itu. Nah, kompetisi yang diikuti atlet-atlet kita di luar negeri sangat penting untuk menjaga performa,” ujar dia, dalam keterangannya, Kamis (11/10).


Arief Prasetyo

 

Arif Prasetyo
11-10-2018 05:33