Main Menu

Menpora: MotoGP Positif di Indonesia

Edward Luhukay
02-06-2016 21:50

Jakarta, GATRAnews - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan bahwa MotoGP positif diselenggarakan di Indonesia, namun masih perlu memenuhi persyaratan Sirkuit Internasional Sentul. "MotoGP sudah positif bisa, saat ini perkembangannya sedang memberikan waktu sekitar seminggu untuk memenuhi persyaratan Sirkuit Sentul oleh pengelola sirkuit kepada Dorna," kata Menpora di Jakarta, Kamis (2/6).

Menpora juga mengatakan, Sirkuit Internasional Sentul masih menunggu juga pihak yang akan meng-endorsmen dari pihak penyelenggara MotoGP. Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada pengelola Sirkuit Internasional Sentul, yakni Tinton Soeprapto untuk memastikan hal-hal yang harus dipenuhi.

"Jum`at pekan lalu kami telah mengirimkan surat kepada Pak Tinton. Dalam surat tersebut kami tegasnya jika Sentul harus mengirimkan tiga mulai kesanggupan mereka menjadi tuan rumah. Kami tunggu hingga Jum`at (2/6) besok," kata Gatot, sebagaimana laporan Antara.

Menurutnya, tiga hal yang diharapkan segara dipenuhi selain kesanggupan manajemen Sentul mampu membiayai pelaksanaan sekitar Rp 160 milyar dengan biaya sendiri adalah harus menyediakan dokumen tentang apa manfaat MotoGP bagi masyarakat.

Dokumen yang tidak kalah penting harus disiapkan oleh manajemen Sirkuit Sentul dalam waktu dekat adalah darf MoU yang nantinya akan ditandatangani pihak Kemenpora, Kementerian Pariwisata, dan pihak pengelola Sirkuit Internasional Sentul. Jika semuanya dipenuhi, untuk sementara kami anggap cukup. "Kesanggupan membiayai sendiri seperti yang dikatakan Pak Tinton sebelumnya harus ada hitam diatas putih. Itu harus secepatnya dilakukan mengingat batas akhir dengan Dorna adalah 30 Juni. Jika lewat, MotoGP goodbye," katanya menambahkan.

MotoGP di Sirkuit Internasional Sentul sebenarnya sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah. Bahkan, lintas kementerian yang dimotori Sekretariat Negara sudah membahas hal tersebut termasuk rencana pembayaran comitment fee oleh pemerintah.

Bahkan, Sentul tidak hanya bisa menggelar MotoGP 2017 saja namun juga dua tahun di depannya. Untuk itu pihak Kemenpora berharap manajemen Sirkuit Internasional Sentul segera melengkapi semua hal yang diajukan oleh pemerintah. "Memang itu tahapannya. Jangan kontrak dulu dengan Dorna baru melengkapi yang lain," kata mantan Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora itu.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
02-06-2016 21:50