Main Menu

Runner Up, Alvin Bahar Tetap Bangga

Wanto
26-09-2017 11:54

Pembalap Alvin Bahar (Antara/Zarqoni Maksum/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Acungan jempol tetap layak diberikan kepada Alvin Bahar selaku juara nasional tujuh kali yang empat kali di antaranya secara beruntun, meski hanya finis di posisi runner up di putaran kelima Kejurnas ITCC Max 2017, Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/9)


Alvin tetap layak mendapat acungan jempol karena tingginya semangat juang dan skill pembalap Honda Racing Indonesia itu masih bisa finis sebagai runner up meski bersama rekan setimnya Rio SB menggunakan part lama pada Honda RS mereka.

Alvin harus puas di posisi runner up alias kedua setelah Haridarma Manoppo. Sedangkan posisi ketiga diraih Alinka Hardianti. Alvin yang kembali meraih superpole di putaran kelima ITCC itu memang sudah berusaha maksimal. 

Alvin terus menggenjot pacuannya untuk bisa berada di posisi terdepan. Tapi, Haridarma yang memang sudah tampil dengan pacuan barunya begitu percaya diri sehingga bisa mengambil posisi Alvin hingga finis.

Tak ada kesedihan sedikit pun dari raut wajah Alvin. Apalagi di seri itu, Alvin ikut bahagia lantaran sang ibunda, mantan pembalap kawakan, Evie Bahar pun secara khusus datang dari Belanda dan ikut hadir menyaksikan laga. Alvin begitu menyadari kurangnya kemampuan mobilnya dibanding pacuan lawan yang memang disupport TRD Jepang. 

"Kita semua kan bisa melihat langsung, ketika di trek lurus depan grandstand jaraknya semakin jauh, tapi di tikungan bisa makin dekat," ujar Alvin kepada media, Senin (25/9).

Yang membuat Alvin terhibur, meski tahun ini sudah pasti tak melengkapi gelar juara nasional kedelapan kali, putra pembalap kawakan almarhum Aswin Bahar ini tetap bangga karena beberapa seri mencatat waktu tercepat dan mencetak superpole di sesi kualifikasi, termasuk di seri 4 ISSOM di lintasan jalan raya BSD, pada Agustus lalu. 

Alvin juga mengaku senang dengan Haridarma dan Toyota mendominasi tahun ini. "Honda juga tak bisa terus-terusan karena hiburan untuk penonton justru pada ketatnya persaingan. Justru bagus dengan Toyota juara agar menjadi cambuk bagi tim Honda Racing Indonesia untuk melakukan improve besar-besaran di tahun depan untuk bisa merebut kembali gelar juara nasional," kata Alvin.


Reporter: Wanto
Editor: Iwan Sutiawan

Wanto
26-09-2017 11:54