Main Menu

Pembalap KFC Cycling Siap Masuk Timnas untuk Asian Games

Iwan Sutiawan
27-11-2017 17:43

Pembalap tim KFC Jakarta Jamal Hibatullah (tengah) mengangkat trofi usai menjuarai etape pertama lomba balap sepeda Tour de Central Celebes di Tentena Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (ANTARA/Basri Marzuki/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pembalap KFC Cycling Team yang tampil gemilang dalam Tour de Singkarak (TdS) 2017 menyatakan siap bergabung dengan Tim Nasional Indonesia untuk Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.


Jamal Hibatulloh, salah seorang pembalap dari KFC Cycling Team, dilansir Antara, Senin (27/11), menyampaikan siap memperkuat Timnas Indonesia jika PB ISSI meminta mereka memperkuat timnas Indonesia.

"Secara umum, kami siap untuk membela timnas. Namun, untuk keputusannya tergantung manajemen tim," kata Jamal di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Meski demikian, para pembalap KFC Cycling Team belum mendapat permintaan dari PB ISSI untuk memperkuat Timnas Indonesia. "Hingga saat ini, saya belum mendapatkan informasi siapa saja yang dipanggil," ujarnya.

Jamal merupakan pembalap yang berhasil menjadi juara etape empat kejuaraan yang masuk kalender UCI level 2.2 itu. Bahkan, pembalap asal Sumedang, Jawa Barat itu mampu menjadi pembalap Indonesia terbaik pada TdS edisi kesembilan itu.

Bukan hanya Jamal, Imam Arifin yang merupakan rekan Jamal di KFC Cycling Team, juga tidak kalah bersinar setelah menjuarai etape enam dan tujuh TdS. Kedua pembalap ini, memang merupakan incaran PB ISSI untuk memperkuat timnas yang disiapkan untuk Asian Games 2018.

"Harapan saya, semua pembalap KFC masuk timnas. Kenapa? Untuk road race itu butuh chemistry. Kalau hanyab diambil sebagian akan lebih sulit. Apalagi  kami sudah menemukan chemaistry," ujar Jamamal.

KFC Cycling Team memang mempunyai pembalap potensial. Di TdS 2017, satu-satunya tim kontinental asal Indonesia menurunkan Jamal Hibatulloh, Imam Arifin, Abdul Gani, Selamet Juangga, dan Muhammad Abdulrohman dan ditangani oleh dua mantan pebalap timnas, Parno dan Matnur.

KFC Cycling Team sendiri mendukung para pembalapnya untuk bisa bergabung dan memperkuat Timnas Indonesia di ajang Asian Games 20018 jika PB ISSI meminta mereka untuk bergabung.

"Kami siap melepas semua pembalap. Tapi tidak sekarang. Idealnya satu hingga dua pekan sebelum kejuaraan. Kalau untuk saat ini, kami sudah mempunyai program sendiri demi meningkatkan performa pembalap," kata Parno, Manajer KFC Cycling Team.

Menurut Parno, setelah TdS, tim telah menyusun agenda hingga tahun depan. Tidak hanya turun di sejumlah balapan yang masuk Asia Tour, timnya juga direncanakan akan melakukan pemusatan latihan di luar negeri yang telah terprogram sejak lama.

"Untuk sukses sebagai pembalap harus banyak turun di balapan. Dengan balapan feeling dan motivasi pebalap untuk menjadi terbaik akan tinggi. Berbeda dengan hanya latihan tanpa turun di kejuaraan," katanya.

Sesuai dengan rencana, setelah turun di TdS, KFC Cycling Team akan turun di Tour de Siak 2017. Setelah itu akan langsung bersiap diri untuk menghadapi musim balap 2018. Sebelum memasuki musim balap tahun depan, Jamal Hibatulloh dan kawan-kawan akan menjalani pemusatan latihan di Belanda.

"Rencananya tiga bulan di sana [Belanda]. Yang jelas kami siap melepas pembalap ke timnas. Harapan kami, semua pembalap KFC bisa memperkuat timnas," kata mantan pembalap nasional itu.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
27-11-2017 17:43