Main Menu

Jawara Balap Siap Beradu Nyali di Seri Pamungkas Trial Game Asphalt 2017

Toha
08-12-2017 18:31

Seri pamungkas Trial Game Asphalt 2017 menjadi ajang bagi Doni Tata untuk mengukuhkan gelar juara umum yang sudah di depan mata. (GATRA/Dok. TGA)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com - Gelaran Trial Game Asphalt (TGA) musim 2017 tinggal menyisakan seri pamungkas yang akan dihelat di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 15-16 Desember mendatang.



Sejumlah rider kenamaan Tanah Air dipastikan beradu skill di seri tersebut. Mengusung tema The Battle of Champions alias pertarungan para jawara, Genta Auto & Sport selaku pelaksana even mengaku telah menyiapkan banyak kejutan yang bakal tersaji di seri final ini kelak.

Tjahyadi Gunawan, punggawa Genta Auto & Sport, menuturkan bahwa di seri pamungkas di Malang nanti bakal ada kejutan untuk para peserta, dimana trek aspal yang akan dilakoni lebih panjang dan lebar.

"Jadi nanti bakal lebih seru karena akan lebih banyak tikungan dibanding dengan seri-seri sebelumnya. Pastinya, even ini kita bungkus dengan unsur sportaiment juga," ujar Gunawan, disela-sela temu media, Kamis malam (7/12) lalu.

Nama-nama terkenal dari berbagai genre balap otomotif Indonesia seperti Doni Tata Pradita, Ivan Harry Nugroho dan Farhan Hendro, serta peraih gelar juara Asia Road Racing Championship 2017, Gerry Salim, bakal memperlihatkan kelincahannya pada trek aspal.

Sebagai pemegang podium utama beruntun Trial Game Asphalt putaran 1 dan 2, sekaligus calon peraih predikat juara umum, Doni Tata juga tidak ingin tentunya menyerahkan podium tertinggi pada duo crosser papan atas di Tanah Air bahkan untuk Gerry sekalipun.

Tak hanya itu, bentuk perlawanan juga bakal hadir tidak hanya dari mereka. Masih banyak pembalap terbaik Indonesia yang akan turut berlaga: Pedro Wunner, freestyle bike artist Wawan Tembong, Agha Riansyah, Tommy Salim, atau bahkan ada nama Diva Ismayana dan AM Fadli.

“Ya, di babak final Malang nanti memang akan lebih berat dibanding dua putaran sebelumnya. Saya akan berusaha lebih keras lagi mempertahankan gelar juara. Tentu dengan persiapan yang lebih matang seperti latihan-latihan skill serta fisik,” kata Doni.

Ivan Harry Nugroho, Farhan Hendro dan Gerry Salim, lawan tangguh Doni Tata.

“Pesertanya lebih komplit kan tentu saja semua lawan tangguh, tapi mungkin Gerry Salim dan Diva bisa jadi pesaing yang patut diperhitungkan,” imbuh pembalap yang pernah merasakan sengitnya kompetisi balap motor Asia sejak usia 12 tahun itu.

Sementara Gerry Salim, pebalap yang baru saja merebut gelar Juara Asia AP250 di ARRC ini mengaku sangat menantikan putaran ke-3 Trial Game Asphalt 2017 nanti. Seperti diketahui, Gerry absen di 2 putaran awal karena fokus menghadapi kejuaran Asia.

“Tentunya seri Malang ini yang Gerry tunggu-tunggu karena absen di Yogja dan Purwokerto, sudah gatal rasanya betot gas di lintasan Trial Game Asphalt. Pasti bakal lebih seru nanti di Malang, kabarnya pebalap yang bertanding lebih komplit ya,” kata Gerry.

Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Genta Auto & Sport bakal memberikan kejutan dengan hadiah uang tunai untuk juara 1 sampai 10, untuk dua kelas yang dilombakan. Yaitu Kelas 250 Pro dan 450 Pro, dari empat kelas yang diperlombakan.

"Ini berbeda karena sebelumnya hadiah hanya kita berikan sampai juara 5 saja untuk kelas tersebut," sambung Gunawan.

Sementara itu, bagi penonton yang ingin melihat perhelatan tersebut diberikan akses gratis. Selain bisa menikmati tontonan balap yang digelar pada malam hari itu, mereka juga akan disuguhkan menu lainnya. Nantinya penonton bisa menyaksikan lantunan musik dari female DJ yang megiringi jalannya balap.

"Kenapa Trial Game Asphalt kita bikin malam hari. Karena dari beberapa even yang kita gelar, kita sudah memiliki sarana dan prasarana yang cukup. Penonton juga merasa lebih santai karena kita juga sediakan tribun," tutup Gunawan.


Editor: Toha

Toha
08-12-2017 18:31