Main Menu

Pernyataan Tim Romano Fenati Setelah Insiden ’Gawat’ di Moto2 San Marino

Rosyid
10-09-2018 10:59

Pembalap Romano Fenati. (shutterstock_256336162/RT)

Artikel Terkait

Misano, Gatra.com - Tim Marinelli Sniper mengeluarkan pernyataan resmi terkait ulah 'gawat'  pembalapnya Romano Fenati pada balapan Moto2 San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (9/9). 

 

Romano Fenati  berusaha menekan rem pembalap Stefano Manzi saat balapan.  Aksinya diketahui pengawas lomba dan  langsung mengibarkan bendera hitam. Bendera hitam artinya Fenati didiskualifikasi pada seri itu. Dia juga mendapat larangan balapan dalam dua seri berikutnya dari FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme/Federasi Sepeda motor Internasional).

"Kami setuju. Itu tidak bisa dimaafkan. Kesalahan reaksi serius, disiarkan diseluruh dunia. Meskipun  Manzi dihukum, hal itu bukan jadi pembenaran," demikian pernyatan tim yang dilaporkan crash.net. "Tim berlepas tangan dari apa yang terjadi hari ini, dengan pembalap Moto2, serta meminta maaf pada dunia olahraga untuk untuk contoh buruk ini, kepada para sponsor dengan pencitraan jelek dan kepada para pendukung atas kekecewaan mereka."

"Bagi mereka yang bertanya apa yang akan kami lakukan, kami menjawab bahwa kami mencatat diskualifikasi untuk dua balapan dari pembalap kami. Kami menerimanya. Kami berterimakasih kepada Race Direction yang telah bertindak profesional dalam menghadapi situasi ini. Kami juga berterimakasih kepada Forward Racing Team atas kerjasamanya,"

"Ironisnya, Forward Team akan menjadi tim baru Romano tahun depan. Kami ingin mengakhiri episode ini dan pembalap kami kini sudah memahami kesalahannya dan akan memulai epiode ini untuk membangun citra baru dan kembali ke lintasan sirkuit dengan harga diri"

Manzi adalah pembalap Forward Team. Dia sudah mendapat penalti mundur enam grid karena tabrakan dengan Fenati. Diduga hal itu yang memicu pembalasan yang keras itu.  Tahun depan Fenati akan menjadi pembalap tim Forward. Kontrak kerjasamanya ditandatangi akhir Agustus. Dengan adanya aksi tidak terpuji itu, kabarnya, nasib kontrak dengan Forward Team jadi tanda tanya. 

Para pembalap mengecam tindakan Fenati. Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow, bahkan meminta Fenati dilarang balapan seumur hidup karena tindakannya itu sangat membahayakan dan bisa mengancam pembalap lain.


Rosyid

Rosyid
10-09-2018 10:59