Main Menu

Jokowi: Sepak Bola Harus Berjaya

Edward Luhukay
11-11-2015 09:23

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, semangat berolahraga seperti sepak bola tidak boleh berhenti harus terus menggelora untuk kebanggaan dan prestasi bangsa. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara pada pembukaan turnamen Piala Jenderal Sudirman, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (10/11). Dengan semangat ini, kata Presiden Jokowi, diharapkan seluruh pesepakbola di Indonesia dan juga semua pecinta sepak bola di Tanah Air bersatu untuk mewujudkan sepakbola kita ke arah yang lebih baik.

"Sepak bola harus berjaya seiring dengan kemajuan bangsa dan sebagai bangsa yang besar, kita mampu mendapatkan kebanggaan sebagai bangsa melalui cabang olahraga rakyat, sepak bola," ujar RI1, melalui siaran pers yang diterima GATRAnews.

Di awal sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan, turnamen Piala Jenderal Sudirman dilaksanakan guna memperingati jadi TNI ke-70. Selain itu, lanjutnya, turnamen ini diadakan untuk memberikan semangat baru kepada persepakbolaan di Tanah Air.

Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyaksikan langsung pertandingan antara Arema Cronus vs Persegres GU yang merupakan laga perdana dari turnamen ini. Sebelum pertandingan dimulai, Presiden Jokowi melakukan tendangan pertama yang menandakan dimulainya turnamen.

Turut hadir mendampingi Presiden, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti, dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo.

Klub Wajib Tampilkan Pemain Muda
Salah satu perbedaan antara Piala Jenderal Sudirman dengan turnamen lainnya, seperti Piala Presiden yang baru saja berlangsung, yakni setiap klub yang bertanding diharuskan mendaftarkan minimal tiga pemain yang berusia di bawah 21 tahun. Klub diwajibkan memainkan sekurang kurangnya dua pemain dengan usia di bawah 21 tahun dalam setiap pertandingan.

Selain itu, turnamen ini memberikan hadiah tidak hanya kepada klub yang menjadi juara, tapi juga memberikan penghargaan kepada klub, pemain, wasit, dan suporter yang menjunjung tinggi sportifitas.

Tujuan dari aturan ini agar terjadi pembinaan terhadap pemain sehingga terjadi regenerasi pemain sepak bola, yang diharapkan nantinya akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia yang berjiwa prestasi internasional di masa datang.

Turnamen ini diikuti 15 klub yang terbagi dalam tiga grup. Grup A terdiri dari Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persija, PBR dan Persegres GU. Grup B diikuti Bali United, Mitra Kukar, PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Semen Padang. Grup C adalah Surabaya United, Persib, Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan, dan PS TNI.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
11-11-2015 09:23