Main Menu

KLB Jadi Syarat Menpora Jika Ingin SK Pembekuan PSSI Dicabut

Wanto
24-02-2016 20:15

Jakarta, GATRAnews - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kemungkinan besar dalam waktu dekat akan kembali menjalankan tugasnya seperti sediakala. Hal tersebut diperjelas seusai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Ketua Tim Ad-Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar, Rabu, (24/2), di Jakarta.

Menurut Menpora, keputusan tersebut akan diumumkan paling lama dua hari mendatang. "Dalam waktu satu sampai dua hari akan kami putuskan (soal pencabutan pembekuan PSSI)," ujar Menpora.

Dalam dua hari ini Menpora akan mengkaji beberapa aspek yang dijadikan patokan untuk mencabut SK Pembekuan tersebut. "Kami diberi kesempatan untuk mengaji dari aspek hukum, dari aspek politis, termasuk kesepakatan-kesepakatan yang dulu pernah disampaikan oleh FIFA di hadapan Presiden, tapi dalam 1-2 hari ini pasti akan kami sampaikan," tambahnya.

Imam bersama Agum menghadap Presiden Jokowi selama sekitar satu jam. Dalam pertemuan itu Presiden memberi arahan pada Menpora untuk dalam satu dua hari ini mengkaji bagi kemungkinan rencana pencabutan pembekuan terhadap PSSI.

Namun, Menpora mempunyai syarat yang harus dilakukan oleh PSSI apabila SK pembekuan benar-benar dicabut. Hal yang dimaksud adalah harus digelarnya Kongres Luar Biasa. "Ya , KLB juga menjadi prasyarat dan KLB adalah solusi sebelum nanti ada liga atau kompetisi,"ucapnya.

Diwawancarai terpisah, Agum Gumelar cenderung optimis jika induk organisasi sepak bola tersebut sudah aktif kembali tanpa harus menunggu sampai dua hari mendatang seperti yang disyaratkan oleh Menpora. "Kabar baik, PSSI akan diaktifkan kembali. Kalaupun mau KLB, harus melalui jalur statuta,"katanya.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay


Klik www.gatra.com/telkomsel untuk daftar online kartuHalo Telkomsel tanpa harus datang ke kantor GraPARI

Wanto
24-02-2016 20:15