Main Menu

PSIM Menangkan Derby Yogyakarta

Mukhlison Sri Widodo
26-07-2018 20:33

PSIM Yogyakarta menang tipis 1:0 melawan PSS Sleman dalam derby Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta di Liga Dua 2018. (GATRA/Arief Koes/RT)

Yogyakarta, Gatra.com -  PSIM Yogyakarta menang tipis 1:0 melawan PSS Sleman dalam derby Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta di Liga Dua 2018.

 

Di hadapan sekitar 16.000 pendukungnya yang hadir di stadion Sultan Agung, Bantul, kemenangan PSIM ditentukan gelandang serang Hendika Arga Permana di menit 76.

Bertindak sebagai tuan rumah, PSIM coba menguasai pertandingan dengan menurunkan lima gelandang dan memakai penyerang tunggal Arief Yulianto.

Meski sempat terkurung, PSS Sleman mampu menahan gempuran.

Sementara tim tamu yang mengandalkan striker Tambun Naibaho sempat memberi perlawanan lewat serangan balik.

Pada menit ke-25, Tambun sempat mendapatkan peluang. Sayangnya, bola umpan terobosan yang diberikan kepadanya lebih dekat dengan kiper PSIM Ivan Febriyanto. Di babak pertama, kedua tim bermain imbang 0:0.

Usai masa istirahat, memasuki babak kedua PSIM berusaha menguasai pertandingan agar tidak malu di ribuan pendukungnya.

Lewat skema serangan yang dibangun dari sayap dan pemain tengah, beberapa peluang sempat tercipta. Pemain bertahan dari PSS harus bekerja keras.

Petaka PSS terjadi mulai menit ke-68 ketika pemain belakanganya, Ahmad Hisyam Thole, harus diganjar kartu merah usai melanggar kedua kali.

Ia diketahui oleh asisten wasit menyikut salah satu pemain PSIM. PSS pun terpaksa bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah.

Delapan menit berselang, Hendika memaksimalkan peluang dari Supriyadi. Bola sepakan kerasnya tak mampu dibendung oleh kiper dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan PSIM.

Kedudukan selisih satu gol ini tak mengendurkan serangan. Anak-anak PSIM terus mencoba menggandakan keunggulan.

Sayang beberapa kali upaya belum mampu kembali menembus pertahanan PSS. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir laga.

Bona Simanjuntak, pelatih kepala PSIM, mengatakan, pertandingan ini sebenarnya cukup imbang. PSS mampu bertahan dan menyerang dengan bagus.

"Motivasi pemain tinggi untuk memenangi pertandingan ini," katanya.

Bona juga mengucapkan terima kasih untuk suporter atas dukungannya.

Menurut dia, kemenangan ini sangat penting dan bisa menjadi motivasi bagi tim agar bisa bermain lebih baik lagi.

Adapun pelatih PSS Sleman, Seta Nurdiyantara tidak bersedia hadir dalam jumpa pers usai pertandingan.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
26-07-2018 20:33