Main Menu

Ismed Sofyan Bawa Persija Kalahkan Bhayangkara FC

Mukhlison Sri Widodo
28-07-2018 07:50

Konferensi pers tim Persija (GATRA/Arif Koes Hernawan/yus4)

Yogyakarta, Gatra.com - Gol yang tercipta lewat tendangan bebas pemain senior Ismed Sofyan mencetak kemenangan bagi Persija menghadapi Bhayangkara FC dalam Liga Utama Gojek di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (27/7) malam.

 

Gol pada menit ke-33 ini berawal dari pelanggaran gelandang Bhayangkara FC Jajang Mulyana sejauh 30 meter di depan gawang sebelah kanan. 

Tendangan Ismed gagal diantisipasi kiper Persija Wahyu Tri Nugraha yang terlalu maju hingga bola masuk ke gawang. Kedudukan pun 1:0.

Di hadapan sekitar 2.000  pendukunganya, baik di babak pertama maupun babak kedua Bhayangkara FC yang menjadi tamu punya banyak peluang menciptakan gol. 

Namun karena eksekusi yang buruk, mereka kehilangan banyak kesempatan.

Dimotori Paulo Sergio, Adam Alis, Jajang Mulyana, dan Elio Martins untuk mendukung penyerang Wanewar Marinus dan Wahyu Subo Seto, Bhayangkara FC tercatat punya empat peluang emas di babak pertama. 

Dua peluang berhasil di diselamatkan penjaga gawang Persija Shahar Ginanjar dan dua lainnya menyamping dari gawang.

Di babak kedua, serangan Bhayangkara FC yang diasuh Simon Mc Menemy tidak mengendur. 

Paulo Sergio terlihat menguasai lapangan tengah. Dua umpan kunci di menit ke-46 dan ke-53 berhasil diditepis Shahar.

Puncaknya di menit ke-92, Shahar melakukan penyelamatan kelas dunia dengan menepis dua peluang dari sundulan Vendry Mofu dan tendangan Herman Dzumafo. Shahar berhasil mengamankan tiga poin bagi Persija.

Saat jumpa pers usai pertandingan, pelatih Bhayangkara FC Simon Mc Menemy sudah memprediksi pertandingan melawan Persija akan berlangsung ketat dan menarik. 

Namun sayangnya hasil akhir tidak seperti yang diharapkan.

“Jika melihat kerja keras dan banyaknya peluang yang tercipta, saya memastikan di petandingan yang lain kami akan menang,” katanya.

Simon juga melihat gol Ismed cukup aneh. Bola dari tengah bisa langsung lurus ke gawang dan anak asuhnya gagal mengantisipasi. 

Dia juga memuji penampilan Shahar terutama penyelamatan di menit-menit akhir.

“Tidak usah dilakukan pemilihan di medsos tentang penyelamatan terbaik musim ini. Apa yang dilakukan Shahar adalah penyelamatan gol kelas dunia,” jelasnya.

Pelatih Persija Stefano Cugurra Rodrigues mengaku senang dengan kemenangan ini terlebih lagi melawan juara musim lalu. 

Tiga poin pertama di kandang Bantul ini penting untuk meningkatkan moral anak asuhnya.

“Kami memang cenderung bermain bertahan untuk mempertahankan kemenangan. Meski hanya satu gol, kami tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri seperti pertandingan sebelumnya. Seluruh pemain sudah belajar,” jelasnya.

Menurutnya pengalaman melawan PSM Makassar menjadi pelajaran penting sebab kemenangan 2:1 di depan mata harus hilang karena terlalu asyik menyerang.

Hasil laga ini membawa Persija Jakarta naik peringkat ke posisi tiga dengan 28 poin dan Bhayangkara FC di posisi kelima dengan 26 poin di klasemen sementara Liga Utama Gojek 2018.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison 

Mukhlison Sri Widodo
28-07-2018 07:50