Main Menu

David Luiz Komit Masa Depannya untuk Chelsea

Arif Prasetyo
30-07-2018 13:53

David Luiz. (REUTERS/Eric Gaillard/FT02)

London, Gatra.com - David Luiz telah berkomitmen masa depannya untuk Chelsea setelah menyatakan "cinta"-nya kepada manajer baru Maurizio Sarri dengan gaya melatih yang "menyenangkan".

 

Luiz termasuk di antara pemain yang tidak disukai Antonio Conte bahkan jarang sekali diturunkan, dan setelah memulai pertandingan liga sejak Oktober, masa depannya diragukan.

Conte telah menjatuhkan Luiz setelah pemain asal Brasil itu dianggap telah mempertanyakan taktiknya selama pertemuan dengan para pemain pada musim gugur lalu. Tetapi, setelah di bawah Sarri, pemain berusia 31 tahun itu kini memutuskan untuk tetap tinggal di Chelsea.

"Ketika saya mengambil keputusan untuk kembali ke sini dari Paris, itu adalah memenangkan Liga Premier dan melakukan sesuatu lagi dengan Chelsea," kata Luiz, seperti dikutip The Telegraph, Ahad (29/7).

Sarri segera mengubah formasi Chelsea dari sistem sayap-belakang 3-4-3 yang begitu sukses dilaksanakan oleh Conte menjadi 4-3-3, dengan Jorginho Italia kelahiran Brasil pemain jangkar berperan sebagai playmaker yang dilakukan saat di Napoli.

Luiz juga telah didorong untuk membawa bola keluar dari pertahanan. Pemilik Chelsea Roman Abramovich dan direktur Marina Granovskaia keduanya hadir di Nice untuk menyaksikan Chelsea bermain imbang 1-1 Sabtu (28/7) melawan Inter Milan.

Chelsea masih berusaha untuk menandatangani pemain, dengan gaya sepakbola yang menjanjikan untuk menjadi agak lebih berani daripada di bawah Conte dan Jose Mourinho.

Chelsea masih mengejar penawaran prospektif untuk gelandang Borussia Dortmund Christian Pulisic dan bek Juventus Daniele Rugani. Sementara juga berminat mendatangkan striker Argentina Gonzalo Higuain.

Luiz mengatakan, keterbatasan waktu bermainnya musim lalu telah memastikan dia sekarang sepenuhnya beristirahat dan bebas dari cedera menjelang musim baru. "Saya punya banyak waktu untuk mengurus diri sendiri, jadi sekarang saya 100 persen," katanya.

Dari pendekatan Sarri, Luiz menambahkan, saya suka filosofi ini. Kami bermain tinggi, dengan banyak kepemilikan bola dengan cara teknis. Dia mencoba membantu kami setiap hari, sesi ganda, untuk mempelajari filosofinya dengan cepat.

"Main dari belakang, bangun dari belakang, cobalah untuk membantu orang-orang, cobalah untuk mengantre. Filosofi baru selalu membutuhkan waktu. Kami mencoba untuk belajar dengan cepat."

Chelsea akhirnya mengalahkan Inter Milan pada Sabtu dalam adu penalti dan harga 50 juta poundsterling untuk Jorginho sangat terlihat membantu. Dia mencetak penalti dan merupakan satu-satunya pemain Chelsea yang bermain selama 90 menit penuh.


Editor: Arief Prasetyo

 

Arif Prasetyo
30-07-2018 13:53