Main Menu

PS Tira Kalah, Nil Maizar Tuding Wasit Berat Sebelah

Mukhlison Sri Widodo
31-07-2018 09:11

Pemain Persib Bandung Jonatan Jesus Bauman (kanan) mencoba lewati pemain PS Tira saat laga Gojek Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (30/7). Persib Bandung menang atas PS Tira dengan skor 3-2. (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah/RT)

Yogyakarta, Gatra.com - Kesebelasan PS Tira kalah lagi dan berada di posisi buncit klasemen Liga Utama 2018. Pelatih Nil Maizar menyalahkan wasit.

 

Menjamu Persib Bandung pada Senin (30/7), PS Tira kalah tipis 3:2. PS Tira pun menjadi tim yang paling banyak kebobolan hingga pekan ke-18 dengan 41 gol. 

Menghadapi Persib sebagai pimpinan klasemen, PS Tira penuh percaya diri usai menang besar melawan Persiba Bantul dan kedatangan bek baru Abu Bakr Radanfah.

PS Tira berusaha menguasai pertandingan sejak menit awal. Aleksander Rakic dan Ahmad Nufiandani berusaha menciptakan gol, namun bisa digagalkan kiper Persib Natsir Fadhil.

Hasilnya di menit ke-42, Wawan Febriyanto menciptakan gol bagi PS Tira usai terjadi kemelut perebutan bola di depan gawang Persib. 

Sayangnya, 3 menit berselang Patrich Wanggai membalas lewat tendangan keras usai menerima umpan Bauman. Kedudukan 1:1 di babak pertama.

Jual beli serangan terjadi di babak kedua. Persib menguasai serangan lewat Ghozali Siregar, namun tendangannya masih terbang tipis di atas gawang. 

Demikian juga dua peluang Bauman yang digagalkan Syahrul Trisna.

Menit ke-82, Wanggai mencetak gol kedua Persib dari serangan balik yang dibangun Bauman. 

PS Tira berhasil menyamakan kedudukan 2:2 lewat sang kapten Abduh Lestahulu melalui tendangan penalti di menit ke-84. Wasit menilai Victor Igbonefo memegang bola di kotak penalti.

Drama menarik tersaji pada lima menit tambahan, tepatnya menit ke-93. Wasit Djumadi Effendi menunjuk titik putih usai melihat bek PS Tira Ganjar Mukti melakukan pelanggaran. 

Bauman tidak menyia-yiakan peluang ini dan membawa Persib pulang dengan tiga poin. Persib menang 3:2 atas PS Tira.

“Permainan anak-anak sudah bagus dan kedua tim bermain menarik. Terlebih pemain muda yang sengaja saya mainkan. Kekalahan ini bukan soal tidak beruntung. Tapi kepemimpinan wasit yang mengecewakan,” kata Nil Maizar saat jumpa pers.

Maizar menilai wasit berat sebelah, terutama saat kemelut di akhir babak kedua. Menurut Nil, keputusan ini  berpotensi menghancurkan sepakbola Indonesia.

“Saya akan mengecek lewat rekaman, apakah benar harus penalti atau tidak. Jika sampai tidak benar, kami akan protes. Kami tidak ingin dirugikan,” katanya.

Pelatih Persib Roberto Mario Carlos Gomez enggan mengomentari kemenangan timnya yang ditentukan penalti di tambahan waktu babak kedua.

“Kemenangan ini murni kerja keras, kerjasama, dan fokusnya anak-anak dalam permainan. Supardi, Ghozali, dan Bauman saya kira layak diberi apresiasi atas kerja kerasnya,” katanya.

Dengan hasil ini, di klasemen sementara PS Tira semakin terbenam di dasar klasemen, tepatnya urutan ke-17 dengan 18 poin dan Persib kukuh di puncak klasemen dengan 32 poin.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
31-07-2018 09:11