Main Menu

Bertambah, Tersangka Suporter Bola yang Tewaskan Anak Polisi

Mukhlison Sri Widodo
01-08-2018 18:14

Bertambah, Tersangka Suporter Bola yang Tewaskan Anak Polisi. (GATRA/Arief Koes/RT)

Yogyakarta, Gatra.com - Kepolisian Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta menangkap empat pelaku pengeroyokan yang menewaskan Muhammad Iqbal usai pertandingan PSIM melawan PSS di Bantul. Tersangka pelaku disebut akan bertambah.

 

“Empat tersangka telah diamankan oleh jajaran Polres Bantul di kediaman masing-masing tadi malam. Saya pastikan mereka terlibat dalam aksi pengeroyokan itu dan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto kepada awak media, Selasa (1/8).

Penangkapan empat tersangka ini pengembangan dari proses penyelidikan pada dua tersangka yang ditangkap pada Sabtu (28/7).

Empat tersangka tersebut berinisial MTS berusia 21 tahun dan RA (22), warga Bangutapan, Bantul, kemudian FDK (22) dan HAT (22), warga Kota Yogyakarta.

“Kepolisian memastikan  tersangka akan bertambah dan kami akan tangkap semuanya. Terkait apa peran mereka dalam aksi pengeroyokan itu merupakan ranah penyelidikan,” ujarnya.

Dengan penangkapan kali ini, sampai saat ini  enam tersangka telah ditangkap Polda DIY.

Muhammad Iqbal (16) warga Sewon, Bantul,  meninggal dunia usai  diserang sekelompok suporter sepakbola di Stadion Sultan Agung, Bantul. 

Anak personel Polres Bantul ini meninggal akibat pukulan benda tumpul di kepala dan patah leher.

Pihak klub sepakbola PSIM Yogyakarta mengatakan Pemerintah Kabupaten Bantul tidak memberikan izin penggunaan Stadion Sultan Agung untuk pertandingan melawan Blitar United pada Senin (6/8).

“Surat resmi telah kami terima dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pemkab Bantul yang tidak memberikan izin. Hal ini terkait kejadian pada Minggu lalu,” kata Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastawa.

Atas larangan ini, Jarot mengatakan PSIM mencari tempat pertandingan pengganti dan tengah mengurus izinnya di kepolisian setempat.  PSIM disebut memilih lokasi tanding di Cilacap.

Pada Rabu (1/8) pagi, sejumlah wakil Polda DIY, Polres Bantul, serta manajemen dan pemain PSIM berkunjung ke rumah mendiang Muhammad Iqbal di RT 04, Blawong, Timbulharjo, Sewon. 

Dalam kunjungan ini,  perwakilan PSIM mengucapkan bela sungkawa dan meminta maaf atas tewasnya Iqbal. Mereka juga memberikan santunan kepada keluarga Iqbal.


Reporter : Arif Koes 
Editor : Mukhlison 

Mukhlison Sri Widodo
01-08-2018 18:14