Main Menu

Dua Debutan Asing Antar Kemenangan PS Tira

Mukhlison Sri Widodo
12-08-2018 10:40

PS Tira meraih tiga poin usai mengalahkan Persipura Jayapura 1:0 di Stadion Sultan Agung Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (11/8) malam. (GATRA/Arief Koes/RT)

Yogyakarta, Gatra.com - Dua pemain asing debutan turut mengantarkan PS Tira meraih tiga poin usai mengalahkan Persipura Jayapura 1:0 di Stadion Sultan Agung Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (11/8) malam.

 

Poin itu diraih tim asuhan pelatih Nil Maizar setelah menjalani lima kali laga tanpa kemenangan dalam lanjutan Liga I 2018.

Memperkuat PS Tira sejak seminggu lalu, Dzimitry Rekish dan Jeon Wooyoung yang berposisi sebagai pemain tengah langsung menyumbang umpan-umpan efektif sejak menit pertama.

Alhasil, kerjasama kedua pemain menghadirkan gol pada menit kelima lewat tendangan keras dan terukur Ahmad Nufiandani usai menerima umpan manis Rekish. Kedudukan 1:0, PS Tira memimpin.

Selain menurunkan dua pemain asing, Nil juga memainkan empat pemain lokal debutan yang selama ini jarang diturunkan. 

Didik Wahyu, Mahdi Albar, M. Kasim, dan Yaman Hatuwe terlihat menikmati penampilan perdananya.

Menjaga keunggulan satu gol, pemain PS Tira tampak sama sekali tidak mengendorkan serangan.

Tercatat dua kali peluang emas didapatkan Aleksander Rakic pada menit ke-21 dan 40, dan peluang lain oleh Rekish saat menit ke- 38. Namun tendangan mereka tidak mengenai sasaran.

Persipura berjuang menyamakan gol melalui peluang yang diciptakan Boas Sollosa pada  menit ke-13 dan Papua Mandowen di menit ke-30, namun berhasil diamankan kiper Angga Saputra.

Pada babak kedua, Persipura lebih banyak menguasai permainan dengan terus menyerang pertahanan PS Tira. 

Tercatat dua peluang emas didapatkan Boaz di menit ke-74 dan 81, namun Angga tampil sempurna di bawah mistar gawang.

Persipura sempat berkali-kali memprotes wasit Novari Ikhsan Arilaha karena merasa dirugikan. Namun hingga akhir pertandingan Persipura harus mengakui keunggulan PS Tira 1:0.

Pelatih PS Tira Nil Maizar menyatakan kontribusi dua pemain asing dan empat pemain lokal sangat besar dalam laga ini. 

“Anak-anak bekerja keras dan kompak dengan menjalankan strategi yang saya minta dan akhirnya terbayar dengan tiga poin kemenangan. Pakem permainan sudah terlihat, tinggal poles sedikit,” katanya.

Menyambut libur liga hingga 11 September karena Asian Games 2018, Nil menyatakan akan memusatkan latihan di Bogor agar tim tidak jenuh. 

Pemusatan latihan diharapkan selesai pada 8 September sehingga tim memiliki waktu sebelum bertandang ke Surabaya.

“Soal kami akan menggunakan kembali Bantul sebagai kandang, hal itu kewenangan manajemen. Tapi kami siap bertanding di mana saja,” ujarnya.

Adapun pelatih Persipura Amilton Da Silva dan pemain belakang Ricardo Salampessy kecewa dengan kepemimpinan wasit. 

Menurut mereka, banyak mendapat hukuman pelanggaran yang merugikan Persipura.

“Kesalahan terbesar wasit adalah memberikan injury time di saat waktu normal belum habis. Kami merasa dirugikan. Terlepas dari kinerja wasit, malam ini PS Tira bermain bagus,” kata Da Silva.

Atas kinerja wasit yang dianggap sering merugikan timnya, Asisten Manager Persipura A.Ridwan Madubun akan melaporkan PSSI ke Presiden dan Menteri Pemuda dan Olahraga karena dinilai sering berlaku tidak adil.

Kemenangan ini menempatkan PS Tira naik ke peringkat 16 dengan 21 poin dan Persipura masih di posisi 10 dengan 27 poin alam daftar klasemen Liga I 2018.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
12-08-2018 10:40