Main Menu

Finalis Piala Dunia Kroasia Hadapi Portugal di Piala Eropa

Arif Prasetyo
05-09-2018 06:35

Zlatko Dalic.(REUTERS/Ivan Alvarado/re1)

Jakarta, Gatra.com – Finalis Piala Dunia Kroasia akan menghadapi Portugal dalam kejuaraan Piala Eropa 2018 di Faro pada Kamis.

 

Ini akan menjadi pertandingan pertama negara kecil Balkan sejak dipimpin oleh pemain tengah Luka Modric yang menyerah dari Prancis di final Piala Dunia pada bulan Juli lalu.

Untuk saat ini Modric, yang memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid dan Golden Ball untuk pemain terbaik Piala Dunia, dipercaya menjadi kapten. Reputasinya sebagai pahlawan nasional semakin kuat ketika ia memenangkan Player of the Year UEFA bulan lalu.

Baik Modric dan pemain tengah Barcelona Ivan Rakitic, yang akan melewati pertandingan Portugal, akan terus menjadi pilar Kroasia.

Tapi usia tidak bisa terbantahkan, Modric berusia 33 tahun sementara penjaga gawang Danijel Subasic, striker Mario Mandzukic dan bek Vedran Corluka semua mengakhiri karier internasional mereka pada bulan Agustus.

Pelatih Zlatko Dalic mengakui akan butuh waktu untuk membangun kembali. "Kami adalah wakil juara dunia, kami mencapai puncak kami di Rusia dan sekarang semuanya akan turun, itu normal," katanya kepada harian harian Sportke Novosti, seperti dikutip AFP, Rabu (5/9).

"Saya tidak khawatir atau gelisah. Tujuan saya adalah Euro 2020, bukan pertandingan dengan Portugal atau Liga Eropa. Kami akan mencoba untuk menang, tetapi tujuan kami yang sebenarnya adalah Euro."

Lanjut Dalic, melihat pertandingan yang akan datang, termasuk pertandingan Liga Eropa melawan Spanyol pada 11 September, sebagai peluang bagus bagi pemain muda yang tidak mendapatkan kesempatan di Rusia.

Mereka termasuk gelandang menjanjikan Marko Rog (Napoli), Mateo Kovacic (Chelsea) dan Mario Pasalic (Atalanta), serta striker Marko Pjaca (Fiorentina), Ivan Santini (Anderlecht) dan Marko Livaja (AEK Athens). Dalam gol, Lovre Kalinic dari klub Belgia Gent akan menggantikan Subasic.

"Tujuan kami adalah untuk membentuk tim, tiga hingga empat pemain baru untuk menemukan energi baru dan mendapatkan di Euro dalam bentuk yang sama seperti di Piala Dunia di Rusia.”


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
05-09-2018 06:35