Main Menu

Sukses Tangani Sepakbola Vietnam, Park Hang-seo Pulang ke Korea

Arif Prasetyo
08-09-2018 13:59

Park Hang-seo, pelatih Korea Selatan untuk tim sepakbola nasional Vietnam (Reuters/yus4)

Artikel Terkait

Seoul, Gatra.com - Park Hang-seo, pelatih Korea Selatan untuk tim sepakbola nasional Vietnam, tetap rendah hati tentang pencapaian terbarunya di Asian Games 2018. Pencapaian Vietnam ini mengejutkan banyak pihak juga dalam sejarah sepak bola negara itu.

 

"Saya tahu banyak orang Korea bersorak tim sepak bola nasional Vietnam selama Asian Games 2018 di Jakarta. Saya berterima kasih atas dukungan Anda semua," kata Park kepada wartawan setibanya di Korea Selatan, seperti dikutip The Korea Times, Sabtu (8/9).

Dia tiba di Bandara Internasional Incheon untuk liburan usai perhelatan Asian Games 2018.

Park telah menjadi pahlawan bagi penggemar sepak bola Vietnam setelah tim sepak bola U-23 maju ke semifinal di Asian Games. Setelah kalah dari Korea Selatan di pertandingan semifinal, Vietnam juga kalah dari Arab Emirates dalam adu penalti dalam pertandingan untuk menentukan pemenang medali perunggu.

Kemajuan Vietnam ke semifinal Asian Games terjadi berbulan-bulan setelah tim sepakbola nasionalnya mengejutkan Asia dengan naik menjadi runner-up di kejuaraan AFC U-23 2018.

"Sebelum Asian Games, saya mendapat kesempatan untuk duduk bersama menteri olahraga Vietnam," katanya ketika ditanya tentang tekanan menjelang acara olahraga. "Menteri mengatakan kepada saya jika Vietnam akan maju ke babak 16 besar, ini akan cukup," kata Park mengutipnya.

Lanjut Park, bahwa media Vietnam juga tidak berharap banyak untuk kinerja tim sepak bola nasional mereka di Asian Games, dan mengatakan dia tidak memiliki banyak tekanan.

"Mereka tidak memiliki harapan yang tinggi untuk Asian Games, tetapi berharap kami bisa bekerja sama untuk hasil yang baik."

Media Korea Selatan menyebut Park, "Hiddink Korea", membandingkan karyanya dengan pencapaian ajaib yang dicapai tim sepak bola Vietnam setelah pelatih Korea Selatan bergabung tahun lalu.

Nama panggilan berasal dari pelatih Belanda Guus Hiddink yang memimpin tim nasional Korea Selatan untuk maju ke semifinal di Piala Dunia 2002.

Pada waktu itu, Park sebagai staf pelatih Korea Selatan Guus Hiddink.

Dia menyatakan puas karena meninggalkan jejak kecil dalam sejarah sepakbola Vietnam. Di Vietnam, dia dilaporkan dipuji karena kepemimpinannya yang rendah hati.

Ada yang mengatakan pemerintah Vietnam harus memperpanjang kontraknya, sementara beberapa orang mengatakan gaji tahunannya, 300 juta won, terlalu rendah mengingat prestasinya. Mempertimbangkan gaji pelatih asing di Vietnam, pendapatan tahunannya tidak tinggi.

Meskipun kesuksesan karier tidak boleh ditentukan hanya oleh gaji, beberapa orang mengkritik bahwa bayarannya lebih rendah dari prestasinya. Park mengatakan dia tidak terlalu peduli dengan penghasilannya.

"Saya menikmati tinggal dengan para pemain. Gaji sudah ditentukan ketika saya menandatangani kontak. Saya puas dengan situasi saat ini dan menempatkan dalam upaya terbaik saya," katanya.

Park akan tinggal di negara itu hingga akhir September untuk beristirahat.

Dia akan membawa tim ke Korea pada bulan Oktober untuk melatih para pemain untuk Kejuaraan Piala AFF yang akan dimulai pada bulan November.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
08-09-2018 13:59