Main Menu

Mengemudi Dalam Keadaan Mabuk, Kiper Prancis Lloris Disidang

Arif Prasetyo
12-09-2018 17:50

Kapten Prancis pemenang Piala Dunia Hugo Lloris. (shutterstock_1131020426/RT)

London, Gatra.com - Kapten Prancis pemenang Piala Dunia Hugo Lloris muncul di pengadilan di London atas tuduhan mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk, Rabu (12/9). Pihak yang berwajib telah melakukan tes breathalyser di pinggir jalan yang hasilnya hampir tiga kali melebihi batas.

 

Penjaga gawang Tottenham Hotspur itu telah meminta maaf atas apa yang disebutnya sebagai perilaku yang "tidak dapat diterima".

Lloris merupakan salah satu pahlawan dari Prancis di Piala Dunia Rusia 2018 lalu. Kemenangan itu mengubah Lloris menjadi pahlawan nasional Prancis dan menegaskan statusnya sebagai salah satu kiper paling dihormati di dunia.

Tapi kiper berusia 31 tahun itu berubah menjadi mimpi buruk ketika Porche-nya ditarik untuk berhenti di London pusat pada pukul 2:20 waktu setempat pada 24 Agustus lalu.

Tabloid Daily Mail mengatakan, Lloris mencatat 100 mikrogram alkohol per 100 mililiter napas dalam pemeriksaan polisi.

Batas mengemudi hukum di Inggris dalam tes breathalyser adalah 35 mikrogram.
"Saya ingin meminta maaf sepenuh hati kepada keluarga saya, klub, rekan tim saya, manajer dan semua pendukung," kata Lloris dalam sebuah pernyataan, yang dikutip AFP Sports, Rabu (12/9).

"Minum-minum benar-benar tidak dapat diterima, saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya dan itu bukan contoh yang ingin saya tetapkan."

Lloris menghabiskan tujuh jam di sel malam itu sebelum kembali ke rumah dengan berjalan kaki. Hukuman maksimum untuk mengemudi dalm keadaan mabuk di Inggris adalah hukuman penjara enam bulan - meskipun denda dan larangan mengemudi sementara lebih umum.

Lloris melewatkan pertandingan pembukaan Prancis di Liga Eropa UEFA.

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengaitkan 'ketidakhadiran penjaganya dengan cedera paha dan memberi Lloris dukungan sepenuh hati.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
12-09-2018 17:50