Main Menu

Kutukan Juara Bertahan, Jerman Pulang lebih Awal

Hendri Firzani
27-06-2018 23:44

Korea Selatan vs Jerman (REUTERS/Dylan Martinez/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Juara bertahan Piala Dunia 2014, tim Jerman terpaksa harus angkat koper lebih awal. Tim Panser kalah di pertandingan terakhirnya melawan Korea Selatan 0-2, dan menempatkan posisinya di dasar klasemen grup F, di bawah Korea Selatan yang meraih nilai sama 3 poin. 

 

Dalam pertandingan di stadion Kazan Arena, tim Jerman sebenarnya tampil dominan sejak pluit dibunyikan. Namun barisan pertahanan Korea Selatan mampu menghadang setiap serangan Tim Panser. Kiper tim ginseng  Cho HYun Woo tampil gemilang dengan mengagalkan setidaknya tujuh tembakan yang mengarah ke gawang korea selatan.     

Korea bahkan mampu membalik keadaan dengan serangan-serangan baliknya. Namun hingga pluit babak pertama dibunyikan, skor masih 0-0 bagi kedua tim.   

Anak-anak asuhan Joachim Loew yang harus menang melawan Korea untuk mengamankan tempatnya di babak enam belas besar, selalu gagal dalam penyelesaian akhir. Justru, di injury time, Korea yang mendapat kesempatan tendangan penjuru berhasil memanfaatkan situasi dan mencetak gol. Adalah Young Gwon Kim yang menjadi pahlawan bagi Korea Selatan. 

Dua menit sebelum peluit panjang dibunyikan, para pemain Jerman berusaha mengejar ketinggalannya. Seluruh pemain menekan tim Korea dan berada di garis pertahanan Korea Selatan, termasuk kiper tim Jerman Manuel Neuer.   

Malapetaka terjadi, ketika pemain Korea berhasil mencuri bola dari Neuer, dan memberikan umpan jauh langsung kepada Heung Min yang berada jauh di depan. Pemain bernomor punggung 7 ini berhasil mendapatkan bola dan memasukkan ke gawang Jerman yang tanpa pengawalan. 

Dengan hasil itu, Jerman menjadi juru kunci setelah hanya mengoleksi 3 poin dari kemenanganya melawan Swedia  di pertandingan kedua  dan dua kekalahan dari Mexico  dan Korea Selatan.

Grup F akhirnya diwakili Swedia dan Mexico, setelah secara mengejutkan Swedia berhasil mencukur Mexico dengan kemenangan telak 3-0. Swedia menjadi juara grup F dengan nilai 6 disusul Mexico dengan poin yang sama.

Kekalahan tim  Jerman ini kembali  menjadi bukti bahwa kutukan juara bertahan kembali terjadi. Setidaknya sejak Piala dunia 2002, juara bertahan tak pernah berhasil mempertahankan gelar juaranya. Juara bertahan piala dunia 1998, Prancis porak poranda saat berlaga di ajang piala dunia 2002. Begitu pula, Italia yang menjadi kampiun di piala dunia 2006, harus tersingkir di babak awal saat piala dunia 2010. Sementara, Spanyol yang menjadi juara di piala dunia 2010, terdepak di fase grup pada piala dunia 2014. 


 

Editor: Hendri Firzani 
 

 

Hendri Firzani
27-06-2018 23:44