Main Menu

FIFA: 30 Pelecehan Seks di Jalanan Terjadi di Piala Dunia 2018 Rusia

Arif Prasetyo
11-07-2018 23:14

Ilustrasi seksisme suporter di jalanan.(Reuters/re1)

Moskow, Gatra.com – Federasi sepakbola dunia (FIFA) telah menerjunkan tim ahli anti-diskriminasi di Piala Dunia 2018 Rusia.Tugas mereka memantau perilaku suporter yang melakukan tindakan rasisme terhadap pemain yang sedang berlaga.


Namun, berdasarkan laporan tim ahli terkejut karena bukan masalah rasisme tapi seksisme yang menjadi masalah yang lebih besar di Piala Dunia.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (11/7), Direktur grup yang disebut jaringan Fare yang membantu FIFA mengatasi diskriminasi mengatakan, sebanyak 30 kasus dilaporkan terkait "seksisme di jalanan" yang dilakukan oleh suporter pria.

Direktur Fare Piara Powar mengatakan, sekitar setengah dari mereka yang terlibat penyiar perempuan yang sedang melakukan siaran langsung "disapa saat siaran".

Dia memperkirakan "ada banyak, banyak lagi kasus yang tidak dilaporkan" di mana perempuan Rusia menjadi sasaran.

Rasisme telah diprediksi sebagai masalah yang mungkin terjadi di event internasional karena isu-isu lama di sepak bola Rusia dan di antaranya penggemar dari Eropa lainnya.

FIFA akan mengenakan denda selama turnamen kepada federasi sepak bola Serbia, Rusia dan Polandia untuk spanduk rasis, nasionalis dan ofensif yang terlihat di pertandingan.

Powar mengatakan, penonton internasional Piala Dunia adalah "sangat berbeda dengan para penggemar yang datang ke sepakbola domestik." Dia menyarankan "jika Anda datang ke turnamen ini dengan prasangka dan tidak suka orang-orang dari kebangsaan yang berbeda, maka umumnya Anda berada di tempat yang salah."


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
11-07-2018 23:14