Main Menu

Menanti Janji Perubahan Timnas Perancis di Final Piala Dunia

Bernadetta Febriana
14-07-2018 09:39

Pemain timnas Perancis.(Reuters/Charles Platiau/re1)

Moskow, gatra.com - Perancis bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan di final Piala Eropa 2016 kala mereka dikalahkan oleh Portugal dan gagal menjadi kampiun se-Eropa kala itu. Menghadapi Kroasia di final Piala Dunia 2018 di Moscow esok, Perancis bertekad untuk fokus agar menjadi juara dunia kedua kalinya.

Blaise Matuidi tak peduli ia disebut seperti kaset rusak karena bolak balik mengulang kalimatnya kepada teman-teman setimnya. “Piala Dunia belum selesai. Kita belum memenangkan apapun. Masih ada satu pertandingan lagi yang harus dilalui,” ujar pemain tengah timnas Perancis ini.

Maklum saja bila Matuidi seperti mengucapkan mantra. Matuidi telah belajar, bahwa dua tahun lalu, bersama 8 orang rekan setimnya yang kini menghuni (lagi) timnas Perancis 2018, mereka melakukan kesalahan fatal sehingga tropi Piala Eropa 2016 berlalu dari mata mereka dan diangkat oleh timnas Portugal.

Paul Pogba, Hugo Lloris, Samuel Umtiti, N'Golo Kante, Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Adil Rami, Steve Mandanda dan Matuidi adalah 9 pemain timnas Perancis saat ini yang ambil bagian pada turnamen Piala Eropa 2016.

Saat itu, menurut penyerang Olivier Giroud, timnas Perancis merasakan euforia sesudah berhasil mengalahkan timnas Jerman di semifinal Piala Eropa 2016. “Kami saat itu merasakan bagai sudah melewati puncak karena sudah mengalahkan Jerman dan itu membuat kami malah tidak fokus saat kami harus bertanding di final melawan Portugal,” ujar Giroud.

Giroud mengungkapkan betapa saat itu perasaan telah mengalahkan Jerman seperti sudah melewati final. “Saat itu kami merasa Piala Eropa sudah selesai hanya karena kami sudah megalahkan tim sekelas Jerman, yang waktu itu adalah juara dunia 2014,” ujarnya.

Dilanjutkan Lloris, oleh mereka mempunyai waktu yang tidak cukup banyak untuk melakukan pemulihan dari semifinal hinggal hari final dilakukan. “Saat ini, waktu untuk memulihkan tenaga kami lebih banyak,” ujarnya seperti dilansir espn. Namun kini, ungkapnya, selisih waktu antara semifinal dan final Piala Dunia 2018 cukup panjang sehingga fisik mereka pulih dan siap menantang Kroasia.

Paul Pogba pun menjanjikan hal yang sama. “Kami tidak akan mengulang kesalahan dua tahun lalu. Kami sudah belajar banyak dari peristiwa itu,” ujarnya.

Gelandang Manchester United inilah yang pertama kali berbicara kepada rekan-rekan setimnya di kamar ganti sesudah mengalahkan Belgia, Selasa lalu. “Kita tidak boleh lagi melakukan kesalahan dua tahun lalu. Masih adasatu pertandingan lagi. Kita harus tetap kalem, jangan euforia, fokus. Kitaharus menangkan satu pertandingan lagi, barulah kita menikmati hasilnya,” ujarnya.

Kita lihat saja apakah di hari Minggu nanti timnas Perancis betul-betul telah berubah sikapnya dan bisa menambah satu bintang lagi di kaos timnas mereka kelak bila sukses mengalahkan Kroasia di final Piala Dunia 2018.


Editor : Bernadetta Febriana 

 

Bernadetta Febriana
14-07-2018 09:39