Main Menu

Sambut Puasa, Pemerintah Buka Keran Impor Daging Kerbau India 

Januar
02-05-2016 17:40

Petugas Karantina Bandara memeriksa suhu dan PH Daging impor (Antara//Muhammad Iqbal/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akan mengimpor daging kerbau India mulai Juni tahun ini. Rencana tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga daging sapi saat Ramadhan. Impor daging kerbau ini baru pertama kali dilakukan pemerintah.

 

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Muladno Basar mengatakan aturan tersebut telah ditandatangani Menteri Pertanian Amran Sulaiman. "Dugaan saya sejak permentan keluar sampai izin (impor) keluar paling cepat tiga minggu," kata Muladno di Jakarta, Senin (2/5).

 

Muladno melanjutkan dalam tiga minggu itu, pemerintah menentukan kuota daging kerbau yang akan diimpor. Sayangnya, Muladno mengaku belum bisa mengungkapkan besaran daging kerbau yang akan diimpor karena belum disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. "Takutnya yang disetujui bukan itu," katanya.

 

Sebelumnya, impor kerbau tidak pernah dilakukan di Indonesia. Aturan hanya memperbolehkan pemerintah mengimpor daging sapi dari negara-negara yang bebas penyakit mulut dan kuku (PMK), seperti Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Jepang

 

Muladno menambahkan, izin impor tersebut hanya akan diberikan kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) selaku BUMN. Namun, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu ke India untuk memastikan bahwa daging kerbau yang diimpor bebas penyakit.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
02-05-2016 17:40