Main Menu

Moda Transportasi Darat Secepat Kecepatan Suara, Jakarta-Bandung Hanya 12 Menit!

Rohmat Haryadi
25-02-2018 04:17

Otoritas Jalan & Transportasi (RTA) memamerkan model desain hyperloop di Dubai,
Uni Emirat Arab 22 Februari 2018. (REUTERS/Christopher Pike/FT02)

Abu Dhabi, Gatra.com -- Virgin Hyperloop perusahaan milik Elon Musk memamerkan prototipe moda mengangkut barang dan orang dari Dubai ke Abu Dhabi yang berjarak 140 kilometer hanya dalam 12 menit. Setara dengan jarak Jakarta-Bandung (149 km). Bandingkan dengan perjalanan mobil yang mencapai 90 menit atau satu setengah jam. Pejalan harian dari Dubai ke Abu Dhabi dapat menarik napas lega, karena Otoritas Jalan dan Transportasi (RTA) telah membuat sejarah dengan satu langkah lebih dekat untuk meluncurkan hyperloop.


Otoritas transportasi meluncurkan tampilan pertama ke masa depan transportasi di City Walk 2, Dubai pada Kamis lalu. Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai, melihat pertama desain prototip hyperloop, yang kemudian dibuka untuk pengunjung. Kapsul luncur ultra cepat dapat melesat mendekati kecepatan suara dengan 1.200 km/jam (kecepatan suara 1.238 km/jam), mengangkut penumpang dari Dubai ke Abu Dhabi dalam 12 menit. Selanjutnya, dibutuhkan waktu 17 menit untuk melakukan perjalanan dari Abu Dhabi ke Fujairah.

Hyperloop adalah metode perjalanan yang diusulkan akan mengangkut orang antara lokasi yang jauh. Diresmikan Elon Musk pada tahun 2013, yang pada saat itu dia mengatakan dapat membawa penumpang 380 mil (610 km) dari LA ke San Francisco dalam 30 menit - separuh waktu dibutuhkan sebuah pesawat terbang.

Pada dasarnya moda ini berbentuk tabung panjang yang memiliki udara yang dilepas untuk menciptakan ruang hampa udara. Tabung diluncurkan dalam terowongan di atas tanah untuk melindungi terhadap cuaca dan gempa bumi. Sekarang ada sejumlah perusahaan berlomba-lomba membawa teknologi ini ke kehidupan nyata, termasuk Elon Musk sendiri melalui Hyperloop Transportation Technologies, dan Virgin Hyperloop One.

Dalam sebuah wawancara dengan Khaleej Times, Abdulredha Abu Alhassan, direktur eksekutif Perencanaan Proyek Kereta di RTA, mengatakan: "Menurut studi awal, pihaknya akan memiliki kapasitas untuk mengangkat 10.000 pengendara per jam di kedua arah. Mengomentari tanggal peluncuran resmi, Alhassan mengatakan bahwa proyek tersebut masih dalam proses pengujian dan akan sulit untuk memastikan tanggal peluncuran yang tepat. Dia berkata: "Kami masih mengerjakan rincian harga tiket juga."

Saat diperkenalkan di masa depan, teknologi hyperloop akan berdampak pada perencanaan kota dan ketersediaan tempat parkir. Ini akan merevolusi mobilitas orang-orang di antara berbagai tujuan di kota, pusat logistik seperti bandara dan pelabuhan, dan pola pengiriman.

Kursi hyperloop telah dirancang oleh produsen mobil Jerman BMW, dan penumpang harus selalu duduk setiap saat, dengan sabuk pengaman yang lentur, mengingat kecepatan perjalanan. Alhassan mengatakan: "Tidak akan ada jendela, namun akan ada layar hiburan interaktif di sandaran kursi. Kursi telah dirancang dengan sangat futuristik." Hyperloop akan dibagi menjadi dua kelas, kelas emas dan kelas perak. Lima penumpang bisa duduk di Kelas Emas dan 14 di Kelas Perak.

Renee D'sa, seorang warga Dubai yang berusia delapan tahun dan salah satu pengunjung pertama di dalam prototipe tersebut, mengatakan: "Cantik di dalam, tempat duduknya nyaman dan sandarannya menakjubkan. Saya ingin pergi dan mengunjungi Fujairah, saya senang bisa begitu cepat. " Orang-orang telah menyatakan bahwa mereka bersedia membayar sampai Dh1,000 (Rp 1,5 juta) untuk melakukan perjalanan dengan hyperloop.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
25-02-2018 04:17