Main Menu

Aliens Bisa Hidup di Awan Asam Kembaran Jahat Bumi

Rohmat Haryadi
03-04-2018 18:20

Awan asam Venus.

Jakarta, Gatra.com -- Ganggang berkembang di atmosfer bagian atas planet. Sementara awannya menyimpan asam sulfat dalam jumlah besar, dan memantulkan 75 persen sinar matahari. Sebuah penelitian oleh NASA menyimpulkan, planet yang dijuluki sebagai kembar jahat Bumi karena permukaannya yang tidak ramah bisa saja dihuni alien. 

 

Para peneliti berpikir bagian atas atmosfer yang kaya sulfur dioksida mungkin rumah kehidupan mikroba sederhana. Para ilmuwan menggunakan wahana ruang angkasa untuk mendeteksi bercak-bercak gelap di sekitar tubuh berwarna karat, yang menyerupai sifat-sifat bakteri yang menyerap cahaya di Bumi.

Bercak-bercak misterius itu bisa menjadi tempat ganggang untuk berkembang, mirip dengan yang terjadi di danau dan kolam. Awan Venus yang terbuat dari asam sulfat, dan memantulkan 75 persen dari sinar matahari yang jatuh pada mereka, membuat mereka benar-benar buram.

Planet ini dijuluki kembaran jahat Bumi karena kondisi permukaannya yang sangat tidak ramah. Ukurannya mirip Bumi, namun permukaannya diterpa hujan asam dan bersuhu 462 derajat Celsius yang menjadikannya planet terpanas di Tata Surya.

Penelitian yang dipublikasikan awal pekan ini dalam jurnal Astrobiology, menunjukkan mikroba ekstra-terestrial dapat bertahan hidup dengan di puncak awan yang lebih dingin. Rekan penulis dan ahli kimia biologi di California State Polytechnic University, Pomona, mengatakan: "Di Bumi, kita tahu bahwa kehidupan dapat berkembang dalam kondisi yang sangat asam, memakan karbon dioksida, dan menghasilkan asam sulfat."

Venus pernah memiliki iklim layak huni dengan air di permukaannya selama 2 miliar tahun.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
03-04-2018 18:20