Main Menu

Mahasiswa ITS Rancang Game Pintar Berbahasa Inggris

Mukhlison Sri Widodo
13-04-2018 08:36

Game Words War karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.(GATRA/Abdul Hady JM/re1)

Surabaya, Gatra.com – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menciptakan sebuah game bernama Words War dengan mengusung teknologi speech recognizition. 

 

Game ini membantu melatih dan meningkatkan kecakapan berbahasa Inggris.

Pencipta game tersebut adalah Ilham Cahya Suherman dari Departemen Sistem Informasi, Firman Maulana dari Departemen Teknik Informatika, dan Diah Rachmawati dari Desain Komunikasi Visual (DKV) yang berada di bawah Departemen Desain Produk Industri (Despro).

Ilham menjelaskan, saat ini banyak media pembelajaran di berbagai situs web yang digunakan untuk membantu seseorang dalam meningkatkan mutu proses belajarnya.

Namun, sayangnya media pembelajaran yang ada saat ini belum bisa memberikan respon balik ke penggunanya atau masih bersifat pasif. 

Speech Recognizition (SR), terang Ilham, adalah teknologi yang digunakan untuk mengonversikan sinyal akustik (suara) melalui mikrofon, sebagai bentuk perintah dalam mengoperasikan komputer secara otomatis.

“Jadi, pemain hanya perlu bermodal suara atau ucapan untuk mengendalikan atau menjalankan game tersebut dan SR ini hanya mampu dijalankan di Windows 10,” kata Ilham dalam keterangan tertulisnya yang diterima GATRA, Kamis (12/4)

Menurut Ilham yang bertindak sebagai ketua tim, game yang diciptakan ini bergenre shooter, artinya pemain akan mengalahkan lawan melalui tembak-menembak. 

Dalam permainan tersebut, pelaku penembak disimulasikan oleh kucing dengan pesawatnya dan pelaku yang ditembak disimulasikan oleh para monster.           

Teknisnya, lanjut Ilham, pada area batas yang dimiliki kucing terdapat posisi atas, tengah, dan bawah.

Setiap dari ketiga posisi tersebut terdapat kata atau kalimat bahasa Inggris. 

Jika kucing ingin berpindah posisi, maka pemain harus mengucapkan kata atau kalimat bahasa Inggris di posisi tersebut dengan lafal.

“Dalam mengeluarkan tembakan pun, pemain harus mengucapkan kata atau kalimat yang tersedia sebagai fungsi tembakan tepat sasaran ke lawan,” papar mahasiswa asal Malang ini. 

Terdapat tujuh level dalam game ini. Masing-masing level memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dalam melafalkan kata atau kalimat dalam bahasa Inggris dengan cepat dan tepat. 

“Harapannya, game tersebut bisa lebih bermanfaat kepada masyarakat umum guna melatih dan meningkatkan kecakapan berbahasa internasional, yaitu bahasa Inggris, khususnya anak-anak yang memiliki hobi bermain game,” ujar Ilham.

Game Words War ini pernah dipamerkan di acara besar ITS seperti ITS Expo dan Menyentuh Kampus Teknologi (MKT). 

Meski sudah pernah dipamerkan, ketiga mahasiswa tersebut masih belum puas dengan komposisi game tersebut. 

“Game akan diimprovisasi lagi dengan tampilan yang lebih baik dan penambahan fitur yang lebih banyak,” pungkasnya.


Reporter: Abdul Hady JM
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
13-04-2018 08:36