Main Menu

Akurat Saring Konten Pornografi Kominfo Akan Gunakan Sistem BIGO Live

Birny Birdieni
21-05-2018 22:24

sistem penyaringan konten pornografi yang dilakukan oleh BIGO LIVE.(GATRA/Birny Birdieni/re1)

Jakarta, Gatra.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika akan uji coba menggunakan sistem penyaringan konten pornografi yang dilakukan oleh BIGO LIVE, sebuah aplikasi live-streaming berbasis di Singapura. "Mereka punya sistem filterisasi lebih akurat untuk melihat gambar," katanya dalam acara launching aplikasi baru Cube TV, di Jakarta, Senin (21/5).

Menurut pria yang akrab disapa Sammy itu, BIGO Live telah berhasil memperbaiki sistemnya setelah sempat ditutup pada 2017 lalu. Mereka juga memiliki niat baik, dengan mengajukan kembali bisnisnya dan membuka kantor di Indonesia.

"Algoritma penyaringannya bisa melihat misal konten negatif ketika akan membuka baju. Algoritma yang bisa menangkal pornografi," ungkap Sammy.

Berbeda dengan sistim yang dimiliki Kominfo saat ini masih berdasarkan teks. Jadi dengan mengais tulisan lalu melihat gambar. " Cara BIGO ini akan lebih mudah dan cepat, sehingga akan memudahkan," katanya seraya mengatakan tidak ada detil batasan uji coba itu.

Adapun Global Marketing Head BIGO Live, Chang Chen menambahkan bahwa sistem penyaringan yang dilakukan itu memiliki akurasi konten positif hingga mencapai 99%. Bahkan penyaringan konten negatif itu bisa dilakukan kurang dari 60 detik dari standar pemerintah selama 3 menit.

Chang menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam menambah konten positif dalam platformnya."Komitmen kami untuk menjaga konten positif dan bebas dari hoaks," katanya.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
21-05-2018 22:24