Main Menu

Password itu Masa Lalu, Masa Depan adalah Biometrik

Flora Librayanti BR K
13-06-2018 17:21

CEBIT 2018 (kemendag.go.id/yus4)

Artikel Terkait

Hamburg, Gatra.com – Ekspo Teknologi terbesar di dunia, CEBIT, membicarakan bahwa pengamanan menggunakan kata kunci (passwords) akan menjadi ketinggalan dan hanya ada di masa lalu. Biometrik kini menjadi semakin marak dan merupakan alternatif keamanan di masa depan. Ini seperti yang dapat dilihat di booth perusahaan biometrik terbesar di Jerman, Dermalog, yang merupakan salah satu peserta CEBIT 2018.

 

Sidik jari ataupun pemindai wajah saat ini sudah makin banyak diaplikasikan pada ponsel pintar atau di komputer. Dermalog lantas mendemonstrasikan bagaimana memaksimalkan manfaat dan apa saja keuntungan dari pengamanan biometrik ini.

Kata kunci selama ini selalu dianggap sesuatu yang rumit karena seseorang harus mengingat-ingat urutannya. Sebaliknya, penggunaan karakter biometrik jauh lebih mudah. Biometrik yang dibuat oleh Dermalog bisa pula digunakan pada beragam sistem operasi, mulai dari Windows, Linux, Android, juga iOS. Lebih jauh lagi, biometrik mereka bisa dengan gampang diintegrasikan pada software sebuah aplikasi sebagai pengganti kata kunci.

“Saya merasa ringan jika tiap hari saya tak harus memasukkan kata kunci,” kata Direktur Dermalog, Gunther Mull. “Untuk keamanan yang sederhana, pemindai wajah sudah cukup. Tapi untuk keamanan yang lebih komprehensif, kami juga menggunakan sidik jari. Teknologi terbaru kami yang bernama ‘live detection’ bisa mengidentifikasi orang yang ingin mencuri data. Dengan demikian, keamanan biometrik jauh lebih signifikan dibanding kata kunci,” tambahnya.

CEBIT sendiri merupakan event tahunan yang diinisiasi oleh Deutsche Messe AG dan diselenggarakan di Hamburg, Jerman. Tahun ini, CEBIT berlangsung selama 11-15 Juni.


 

Editor : Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
13-06-2018 17:21