Main Menu

Mengenal Mobil Ramah Penyandang Disabilitas

Rosyid
08-08-2018 10:08

All New Ertiga Support Concept. (Dok. SIS/FT02)

Tangerang, Gatra.com – Mobil all new Ertiga berwarna putih yang dipajang di booth Suzuki Indomobil Sales di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 bisa dibilang spesial. Padahal tampilan luarnya sama seperti yang lain. Yang membedakan hanya sticker warna hijau bergambar kursi roda di kaca depan.

Secara resmi mobil ini bernama All New Ertiga Support Concept. Mobil yang disiapkan khusus untuk kemudahan transportasi penyandang disabilitas. Kursi penumpang depan mobil ini dilengkapi dengan sistem mekanis khusus. Hanya dengan menarik tuas, kursi depan yang awalnya menghadap ke depan bisa berputar 90 derajad kearah pintu. Dengan tarikan tuas lainnya, kursi bergeser keluar untuk memudahkan perpindahan dari kursi roda ke mobil dan sebaliknya.

Sistem ini dikembangkan sebagai sumbangsih Suzuki untuk mendukung pemerintah dalam memfasilitasi para penyandang disabilitas. Pemerintah ingin mereka tetap dapat hidup produktif dan mandiri secara sosial dan ekonomi.

Penambahan sistem itu tidak merubah struktur mobil minivan ini. Pemilik mobil tidak perlu khawatir, saat tidak diperlukan, sistem mekanis bisa dilepas dan kursi dikembalikan ke dudukannya seperti semula, persis Ertiga lainnya. Satu-satunya perubahan yang terjadi adalah sudut bukaan pintu depan sisi penumpang yang lebih lebar beberapa derajad. Perubahan ini untuk mengakomodasi proses keluar masuk dengan kursi roda.

Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development & Accessories PT SIS memaparkan, “Berdasarkan riset kami, konsumen berkebutuhan khusus tidak hanya sekedar memiliki keterbatasan fisik tetapi juga yang memiliki masalah terkait usia dan kesehatan. Berdasarkan data tersebut kami memperkenalkan All New Ertiga Support Concept sebagai solusi untuk memudahkan akses mobilisasi mereka melalui mekanisme yang sederhana dan ramah disabilitas.”

Sejatinya, sebelum Suzuki sudah ada brand lain yang menawarkan fitur ramah disablitas ini. Bedanya, tawaran mereka lebih canggih dan menggunakan sistem yang motorized. Suzuki mengambil pendekatan yang berbeda, menggunakan sistem mekanis manual. Menurut Yulius, karena manual harganya bisa sepersekian harga sistem motorized. Tentu saja ada harga yang harus dibayar. Sistem manual masih perlu bantuan orang lain untuk memutar dan menggeser kursi. Hal itu tidak terjadi pada sistem motorized.

Sejauh ini sistem ini masih terus disempurnakan. Sistem mekanis berdimensi 48 x 47 x 8 cm ini beratnya diharapkan tidak lebih dari 20 kg. Nantinya akan dikembangkan tidak hanya untuk All New Ertiga tapi juga model-model Suzuki yang lain. Belum ada informasi pasti kapan perangkat ini akan dipasarkan. Menurut Yulius potensinya ada, mengutip data Profil Penduduk Hasil Supas 2015 milik Badan Pusat Statistik Indonesia, terdapat 21,8 juta penyandang disabilitas di Indonesia atau setara dengan 8,56% dari jumlah penduduk Indonesia.


Editor: Rosyid

Rosyid
08-08-2018 10:08