Main Menu

Cargill Bangun Pusat Aplikasi Teknologi Perikanan

Aries Kelana
10-08-2018 16:49

Peresmian Pusat Aplikasi Teknologi (TAC Cargill di Ciseeng, Bogor. (Dok.Cargill/RT)

Bogor, Gatra.com -- Cargill membuka Pusat Aplikasi Teknologi – Technology Application Center (TAC) di Indonesia. Fasilitas TAC berlokasi di Ciseeng, Parung-Bogor. Lokasi ini merupakan daerah yang dikenal sebagai sentra budidaya perikanan air tawar.

Hadir dalam peresmian itu adalah Mimid Abdul Hamid Msc. Direktur Pakan dan Obat Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Coco Kokarkin, Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Keduanya memberikan apresiasi terhadap dibangunnya fasilitas ini di sentra peternaikan ikan air tawar dan berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh para peternak untuk mendorong produktivitas dan standar kualitas hasil ikan.

TAC akan membantu peternak ikan air tawar meningkatkan produktivitas dan standar pemberian pakan. Fasilitas ini akan membawa best practice dan keahlian akuakultur global dengan jaringan 12 pusat sejenis yang didedikasikan untuk budidaya akuakultur di seluruh dunia.

Pusat Aplikasi Teknologi ini juga akan menyediakan program dimana peternak ikan lokal dapat datang untuk berdiskusi dan menerima pelatihan mengenai pemberian pakan dan aspek-aspek pengelolaan peternakan ikan lainnya.

“Budidaya air tawar di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat akibat peningkatan permintaan akan makanan jenis ikan dan seafood didalam negeri,” kata Chad Gauger, Managing Director, Cargill Aqua Nutrition di Asia Selatan, seperti dalam siaran persnya yang diterima Gatra.com (10/8/2018).

Fasilitas di Parung-Bogor ini berdiri di atas lahan seluas 1 hektar yang dilengkapi dengan 8 (delapan) kolam besar serta beberapa kolam-kolam beton pendukung untuk percobaan skala kecil dalam sistem tertutup. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kinerja pemberian pakan bagi berbagai varietas ikan air tawar seperti ikan lele, nila, patin dan gurame.

“Fasilitas inovasi ini akan memberikan dukungan terhadap pengembangan budidaya industri ikan air tawar melalui edukasi dan pelatihan bagi peternak ikan mengenai cara meningkatkan produktivitas maupun pendapatan mereka,” ujarnya.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
10-08-2018 16:49